Daya Motor

Ranting PGRI Kesambi Dilantik, Diminta Jadi yang Tergiat

Ranting PGRI Kesambi Dilantik, Diminta Jadi yang Tergiat

Pengurus PGRI ranting se-Kecamatan Kesambi resmi dilantik untuk Masa Bakti XXIII Periode 2025–2030. Berlatar di ruang SMPN 11 Kota Cirebon, Jumat pagi (6/2/2026).-Ade Gustiana-Radar Cirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Pengurus PGRI ranting se-Kecamatan Kesambi resmi dilantik untuk Masa Bakti XXIII Periode 2025–2030. Berlatar di ruang SMPN 11 Kota Cirebon, Jumat pagi (6/2/2026).

Ketua PGRI Kota Cirebon, Eka Novianto MPd, menegaskan ranting harus menjadi ujung tombak organisasi dan tampil sebagai cabang paling aktif, terasa, serta mudah diakses oleh anggota.

Pelantikan ini mencakup sembilan ranting, mulai dari TK, SD, SMP hingga unsur Dinas Pendidikan. Di tingkat kecamatan, kepengurusan PGRI Kesambi dipimpin Mumu Mujamil SPd sebagai ketua dan Dady Rukmana SPd sebagai sekretaris.

Eka Novianto menekankan bahwa pengurus ranting justru memikul tanggung jawab terbesar dalam organisasi profesi guru. Mereka berada di garis depan, bersentuhan langsung dengan anggota, mendengar keluhan, sekaligus menjadi pintu pertama penyelesaian persoalan guru.

BACA JUGA:Humanis dan Gratis, Kejari Majalengka Kembalikan Barang Bukti Inkracht Lewat GO-BAR

Menurutnya, PGRI harus benar-benar hadir bagi anggota. Keberadaan pengurus tidak boleh sekadar administratif, tetapi harus katara, karasa, dan karampak.

"Terlihat eksistensinya, terasa manfaatnya, dan mudah diakses ketika anggota membutuhkan bantuan," ucap Eka kepada Radar Cirebon, Jumat (6/2/2026).

Ia juga mengingatkan bahwa PGRI memiliki marwah sebagai organisasi profesi dan ketenagakerjaan. Perjuangan kesejahteraan, perlindungan hak guru, serta peningkatan profesionalisme harus menjadi pegangan utama pengurus ranting.

Dalam konteks tantangan pendidikan, Eka menyebut perubahan zaman dan era digital sebagai ujian besar bagi guru. Pola pendidikan tidak bisa lagi disamakan dengan masa lalu. Guru dituntut adaptif, bijak dalam mendidik, sekaligus cerdas menyikapi media sosial di tengah risiko viral, hoaks, dan potongan informasi yang tidak utuh.

BACA JUGA:Peringati HUT Partai Gerindra ke-18, Ketua DPC Kabupaten Cirebon: Kompak, Bergerak, Berdampak untuk Rakyat

Soal profesionalisme, PGRI Kota Cirebon terus mendorong pelatihan dan penguatan kompetensi guru. Sementara kesejahteraan tidak hanya dimaknai secara materi, tetapi juga mencakup pemenuhan hak, peningkatan wawasan, serta perlakuan yang adil bagi seluruh guru tanpa sekat status—baik PNS, PPPK, honorer, maupun guru swasta.

Eka juga menyinggung perlunya konsistensi pemerintah pusat dalam menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama, termasuk keberpihakan nyata terhadap guru. Ia menilai alokasi anggaran pendidikan harus benar-benar mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, bukan sekadar program populis.

Sementara itu, Ketua PGRI Kecamatan Kesambi, Mumu Mujamil SPd, menyebut pelantikan ini sebagai titik awal kerja pengurus ranting dalam memberikan pelayanan prima kepada anggota. Ia menegaskan ranting adalah ujung tombak organisasi di lapangan.

Dalam waktu dekat, PGRI Kesambi akan menggelar konferensi kerja cabang sebagai langkah awal penyusunan dan penegasan program.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait