Daya Motor

Resmi Dilantik, Direktur PDAU Kuningan Targetkan PAD Rp1 Miliar dan Lunasi Utang Rp500 Juta

Resmi Dilantik, Direktur PDAU Kuningan Targetkan PAD Rp1 Miliar dan Lunasi Utang Rp500 Juta

Adang Kurniawan resmi pimpin PDAU Kuningan 2026–2031. Targetkan PAD Rp1 miliar di tahun pertama dan tuntaskan utang Rp500 juta dalam 100 hari kerja.-Humas Setda Kuningan-

RADARCIREBON.COM – Resmi dilantik sebagai Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten Kuningan periode 2026–2031, Adang Kurniawan langsung menunjukkan gebrakan awal.

Di hadapan Bupati Kuningan, ia menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kontribusi perusahaan daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Targetnya tidak main-main. Dalam tahun pertama kepemimpinannya, Adang optimistis mampu menyumbang PAD sebesar Rp1 miliar.

“Insya Allah dalam satu tahun ini kami akan berupaya merealisasikan target tersebut,” ujarnya usai pelantikan.

BACA JUGA:Hari Ini Sidang Perdana Korupsi Gedung Setda Cirebon, Nashrudin Azis Cs Diadili di Bandung

BACA JUGA:Angin Kencang Terjang Indramayu, 9 Rumah Rusak dan Pohon Tumbang di Empat Kecamatan

Tak hanya fokus pada peningkatan pendapatan, Adang juga menyoroti persoalan internal perusahaan. Ia memastikan akan menuntaskan kewajiban perusahaan yang masih tertunggak lebih dari Rp500 juta. 

Penyelesaian utang tersebut ditargetkan rampung dalam 100 hari kerja melalui langkah konsolidasi dan evaluasi menyeluruh.

Pelantikan Adang dilakukan langsung oleh Dian Rachmat Yanuar di Ruang Rapat Sang Adipati Setda, Senin (23/2/2026).

Prosesi tersebut turut disaksikan wakil bupati, sekretaris daerah, jajaran kepala perangkat daerah, serta manajemen perusahaan.

BACA JUGA:Cegah Macet dan Kecelakaan, Polri Awasi Kendaraan ODOL Saat Mudik

BACA JUGA:Pemudik Wajib Tahu! Ribuan Masjid Siap Jadi Tempat Istirahat Lebaran

Dalam sambutannya, Bupati Dian menyampaikan apresiasi kepada direktur sebelumnya, Heni Susilawati, atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat hingga Oktober 2025.

Menurutnya, fondasi yang telah dibangun menjadi modal penting untuk keberlanjutan perusahaan daerah tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait