Kabar Baik untuk RA dan Madrasah, Dana BOS Tahap I 2026 Segera Dicairkan
Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar. -kemenag.go.id-
JAKARTA, RADARCIREBON.COM – Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Raudhatul Athfal (RA) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Tahap I Tahun Anggaran 2026 cair sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan, percepatan pencairan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas operasional lembaga pendidikan Islam menjelang momentum krusial Lebaran.
BACA JUGA:Awal Puasa 2026 Ditentukan 17 Februari, Kemenag Pantau Hilal di 96 Titik
BACA JUGA:Jelang Ramadan 1447 H, Kemenag Resmikan Aturan Baru Sidang Isbat Nasional
“Target kami jelas, sebelum Idul Fitri dana sudah terealisasi. Lembaga tidak boleh terganggu aktivitasnya,” ujar Nasaruddin Umar di Jakarta, Selasa 24 Februari 2026.
Ia juga menyebut dukungan terhadap pendidikan keagamaan menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto.
Pencairan BOP RA dan BOS Madrasah dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan agama dan keagamaan di Indonesia.
Pada tahap pertama tahun 2026 ini, total anggaran yang akan dicairkan mencapai Rp4,5 triliun.
Rinciannya, Rp428 miliar untuk BOP RA dan Rp4,1 triliun untuk BOS Madrasah.
Dana tersebut akan disalurkan kepada sekitar 31 ribu RA dan 52 ribu madrasah swasta di seluruh Indonesia.
Anggaran ini diharapkan mampu menunjang kebutuhan operasional lembaga, mulai dari kegiatan belajar mengajar hingga dukungan administrasi pendidikan.
BACA JUGA:Puasa Ramadan 2026 Dimulai Kapan? Kemenag Gelar Sidang Isbat 17 Februari Mendatang
BACA JUGA:Catat Tanggalnya! Kemenag Tetapkan 17 Oktober 2026 Batas Wajib Sertifikasi Halal
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

