Sinergi Orang Tua dan Sekolah, Kunci Sukses Pendidikan Anak
Yayasan Cahaya Pejuang Peradaban bekerja sama dengan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dan Sekolah Trainer menggelar kegiatan Training Parenting bertema “Mendidik Tidak Bisa Mendadak”, yang berlangsung di Aula H. Atang Syahidin, Pesantren Pertanian At-Taqwa -Dokumen-
BANDUNG, RADARCIREBON.COM – Kesadaran akan pentingnya pola asuh yang tepat terus digaungkan di tengah masyarakat.
Hal ini terlihat dalam kegiatan training parenting bertema “Mendidik Tidak Bisa Mendadak” yang digelar di Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Senin 13 April 2026.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Yayasan Cahaya Pejuang Peradaban bersama Baitul Maal Hidayatullah dan Sekolah Trainer. Acara berlangsung di Aula H. Atang Syahidin, Pesantren Pertanian At-Taqwa Hidayatullah.
BACA JUGA:Bentuk Karakter Anak, Yayasan Bina Quran Hidayatullah Gelar Kajian Parenting
Sekitar 100 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari berbagai lembaga pendidikan anak usia dini di Desa Cimanggu, seperti SPS Insan Kamil, SPS Miftahul Ilmu, serta Ar-Rohmah. Selain itu, para wali santri, perangkat desa, hingga ibu-ibu PKK juga hadir memberikan dukungan.
Pembina yayasan, Asep Juhana mengatakan, pendidikan anak tidak bisa dilakukan secara instan. Ia menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anak sejak dini.
Menurutnya, rumah merupakan “madrasah pertama” yang harus menghadirkan keteladanan, kasih sayang, serta pembinaan yang berkelanjutan.
“Pendidikan tidak cukup hanya di sekolah. Orang tua memiliki peran besar dalam membentuk kepribadian dan masa depan anak,” ujarnya.
BACA JUGA:Bangun Karakter Remaja, PKK dan DP3APPKB Cirebon Gelar Parenting Digital di Sekolah
Pesan tersebut menjadi sorotan utama dalam kegiatan ini, mengingat masih banyak orang tua yang menyerahkan sepenuhnya pendidikan kepada sekolah tanpa keterlibatan aktif di rumah.
Ketua Yayasan Cahaya Pejuang Peradaban, Affan Fallas, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang hadir.
Ia menilai kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan keluarga di masyarakat.
“Selama kurang lebih dua jam, kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi hingga diskusi terkait pola asuh anak,” ujarnya.
Antusiasme ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya parenting yang tepat semakin meningkat, terutama dalam menghadapi tantangan pendidikan anak di era modern.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

