Daya Motor

Santri Al Hikmah Raih Emas Kejuaraan Tapak Suci

Santri Al Hikmah Raih Emas Kejuaraan Tapak Suci

MEDALI EMAS: Khairul Azmi Haziq bersama Kepala SMPP Al Hikmah 2 Sudomo dan Wakasek Kurikulum Muhamad Shobirin.-Istimewa-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM  - Santri Pesantren Al Hikmah Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Khairul Azmi Haziq, meraih medali emas pada ajang Cirebon Mentereng Championship yang digelar di GOR Ranggajati, belum lama ini.

Prestasi tersebut menambah deretan capaian Pesantren Al Hikmah melalui SMPP Al Hikmah 2.
Keberhasilan Azmi tidak hanya di bidang olahraga, tetapi juga akademik dan keagamaan. Ia tercatat telah menghafal Al-Qur’an sebanyak delapan juz. Santri kelahiran Karawang, 4 Februari 2011 itu bercita-cita menjadi perwira TNI.

Azmi merupakan putra pertama dari pasangan Hartono, seorang profesional di PT Sumco, dan Mifrochatus Sobicha, pendidik di Sekolah Alam Karawang. Ia dikenal memiliki minat di bidang olahraga serta prinsip hidup untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama dan bangsa.

Sejak tiga tahun lalu, Azmi meninggalkan kampung halamannya di Karawang untuk menempuh pendidikan di Pesantren Tahfidz Quran Terpadu (PTQT) Al Hikmah Dukupuntang. Ia mengaku tidak menyangka mampu menghafal Al-Qur’an hingga delapan juz.

BACA JUGA:Kronologi Kecelakaan di Depan SMK 2 Jl dr Cipto Cirebon, Dipicu Serempetan Sepeda Motor

“Saya berterima kasih kepada orang tua dan para pembimbing yang selalu mendoakan dan membimbing hingga bisa mencapai hasil ini,” ujarnya.

Hartono berharap putranya dapat menuntaskan hafalan hingga 30 juz. Ia juga mengapresiasi peran pesantren dalam membentuk karakter anaknya.

“Saya berterima kasih kepada pengelola Pesantren Al Hikmah yang telah membentuk anak kami menjadi pribadi yang kreatif, disiplin, dan bertanggung jawab,” katanya.

Ketua Yayasan Al Hikmah Dukupuntang, Nina Nurohmah, mengatakan pesantren yang menaungi jenjang pendidikan TK, SD, SMP, hingga MA tersebut merupakan salah satu lembaga pendidikan alternatif. Santri tingkat SMP dan MA diwajibkan tinggal di asrama dan mengikuti seluruh aktivitas pendidikan di lingkungan pesantren.

BACA JUGA:Misteri Nama Anggota Dewan di BAP Kasus Gedung Setda Cirebon Diduga Hilang, Furqon: Pertanyaan Besar!

Menurutnya, yayasan terus berupaya memfasilitasi pengembangan potensi santri, baik dalam bidang keagamaan, akademik, maupun keterampilan.

“Harapannya, santri tidak hanya dekat dengan Alquran, tetapi juga unggul secara akademik dan pengembangan diri,” ujarnya.

Prestasi Khairul Azmi Haziq dinilai menjadi bukti keberhasilan pembinaan tersebut, dengan capaian hafalan delapan juz Alquran serta medali emas cabang pencak silat Tapak Suci. (abd/adv)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: