HEBOH Honorer Kuningan Beli Ferrari, Polisi Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Data
Kasatreskrim Polres Kuningan, IPTU Abdul Azis.-Bubud Sihabudin-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Jagat media sosial dihebohkan dengan kabar seorang honorer asal Kabupaten Kuningan yang disebut-sebut membeli mobil mewah Ferrari.
Namun, fakta di balik viralnya isu tersebut justru mengarah pada dugaan pencatutan identitas.
Kasus Honorer Kuningan Beli Ferrari kini resmi ditangani aparat kepolisian.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan telah menerima laporan dari korban yang merasa data pribadinya disalahgunakan.
BACA JUGA:4 Bulan Tanpa Pimpinan, PPDI Desak Solusi di Desa Ciledug Tengah
BACA JUGA:Inovasi BRIN: Sampah Perkotaan Diolah Jadi Listrik Lewat PLTSa Merah Putih
Kasatreskrim Polres Kuningan, IPTU Abdul Azis, membenarkan bahwa laporan tersebut sudah masuk dan tengah dalam proses penanganan awal.
Ia menyebutkan, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan terhadap dokumen yang dilaporkan.
“Laporan sudah kami terima. Saat ini kami mulai melakukan pendalaman terkait dugaan pencatutan identitas yang viral di masyarakat,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan adanya kejanggalan pada data identitas yang digunakan.
BACA JUGA:Modus Begal Motor di Majalengka Incar Perempuan: 2 Pelaku Ditangkap, 1 Masih Buron
BACA JUGA:Pembangunan Stadion Watubelah Cirebon Tersendat, 2027 Dispora Fokus Pada 2 Area Ini
Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum diketahui sesuai dengan milik pelapor, namun foto yang tertera berbeda.
“Ini menjadi fokus kami. NIK sesuai, tetapi foto tidak sama. Artinya ada indikasi kuat penyalahgunaan data,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

