Daya Motor

Reses HSG Soroti Pemekaran Harjamukti, Disebut Bisa Perkuat Pelayanan Publik

Reses HSG Soroti Pemekaran Harjamukti, Disebut Bisa Perkuat Pelayanan Publik

Reses Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani (HSG), bersama ratusan struktur Partai NasDem-Dede Adhitama-

CIREBON, RADARCIREBON.COM — Gagasan pemekaran wilayah di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, kembali mencuat.

Usulan tersebut muncul dari aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani (HSG), bersama ratusan struktur Partai NasDem mulai tingkat kecamatan, kelurahan hingga RW, Selasa 18 Agustus 2026.

Reses tersebut menjadi momentum untuk menyerap berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara struktur partai dengan Fraksi NasDem di DPRD Kota Cirebon.

BACA JUGA:DPRD Kota Cirebon Janji Tindak Lanjuti Satgas Pajak, HSG: Pemerintah Jangan Teror Rakyat!

Sejumlah persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari pelayanan BPJS dan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, UMKM, pariwisata hingga penataan wilayah.

Namun, salah satu aspirasi yang cukup menonjol yakni perlunya kajian mengenai pemekaran kecamatan dan kelurahan, khususnya di wilayah Harjamukti.

HSG mengatakan, berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) Disdukcapil Semester II 2025, Kecamatan Harjamukti memiliki jumlah penduduk mencapai 132.130 jiwa.

Angka tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan kecamatan lain di Kota Cirebon.

Ia mencontohkan Kelurahan Kalijaga yang memiliki sekitar 39.157 penduduk. Jumlah tersebut bahkan lebih besar dibandingkan total penduduk Kecamatan Pekalipan yang tercatat sebanyak 31.460 jiwa.

Menurut HSG, kondisi tersebut menjadi salah satu fakta yang perlu dipertimbangkan dalam melakukan kajian penataan wilayah.

BACA JUGA:Satpol PP Kota Cirebon Tertibkan 15 Lapak Ilegal di Belakang Terminal Harjamukti

“Ini bukan gagasan dari atas. Ini aspirasi dari bawah yang kami dengar langsung. Kalijaga hanya salah satu contoh."

"Karyamulya dan beberapa kelurahan lainnya juga memiliki penduduk yang besar,” ujar

Ia menegaskan, wacana pemekaran tidak semata-mata berkaitan dengan kepentingan politik maupun pemilihan umum.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait