Daya Motor

Pelantikan Dirut dan Dirum Perumda Tirta Giri Nata Cirebon Masih Menunggu Jadwal

Pelantikan Dirut dan Dirum Perumda Tirta Giri Nata Cirebon Masih Menunggu Jadwal

Sekda Kota Cirebon Iing Daiman-Cecep Nacepi-Radar Cirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM –Proses seleksi Direktur Utama (Dirut) dan Direktur Umum (Dirum) Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon akhirnya rampung. Dua nama dinyatakan terpilih untuk mengisi masing-masing formasi jabatan tersebut. Yakni, Andri Satria, ST., MT., ditetapkan sebagai calon Direktur Utama, sedangkan Agung Astija, ST., ditetapkan sebagai calon Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon.

Meski proses seleksi telah selesai dan rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah diterbitkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon belum menandatangani kontrak untuk menandatangani kontrak maupun pelantikan kedua calon sutradara tersebut. Lantaran, jadwal Walikota Cirebon Effendi Edo yang akan padat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Iing Daiman, mengatakan rekomendasi dari Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) sudah diterima. Tahap berikutnya adalah penandatanganan kontrak antara Wali Kota selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) dengan calon Direktur Utama dan calon Direktur Umum.

“Tinggal dilakukan penandatanganan kontrak antara wali kota sebagai KPM calon dengan Direktur Utama,” kata Iing kepada Radar Cirebon, Jum'at (21/8).

BACA JUGA: Como 1907 Umumkan Nomor Punggung, Emil Audero Pakai Angka 12

Menurut Iing, waktu pelaksanaan penandatanganan kontrak dan pelantikan masih menunggu jadwal Walikota Cirebon. Dalam waktu dekat Walikota akan keluar Kota menerima penghargaan dari Kemendagri. Sehingga, pelaksanaan penandatanganan kontrak dan pelantikan tidak bisa dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

"Untuk waktunya memang kami masih menunggu waktu yang berlalu, karena agenda beliau sangat padat. Jadi nampaknya saya belum ada Arahan kapan akan dilakukan pelantikan," ungkapnya.

Iing menjelaskan, proses seleksi sebelumnya dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes kompetensi, hingga wawancara dengan KPM. Setelah seluruh tahapan seleksi selesai dan nama calon ditetapkan, hasilnya disampaikan kepada Kemendagri untuk memperoleh rekomendasi.

Dalam proses tersebut, Pemkot Cirebon mengajukan enam calon untuk dua formasi jabatan direksi. Masing-masing formasi sebelumnya mengusulkan tiga calon untuk mendapatkan rekomendasi dari Kemendagri. 

BACA JUGA: Sandy Walsh Bicara Adaptasi di Persib Bandung dan Sosok Pelatih Igor Tolic

"Dari dua formasi yang ada, kami mengajukan enam calon ke Kemendagri untuk dimohon rekomendasi. Alhamdulillah sudah turun, rekomendasinya sudah ada. Dipilihnya hanya dua, sesuai dengan formasi yang ada Tinggal menunggu penandatanganan kontrak kinerja setelah itu, sekaligus pelantikan," katanya.

Adapun untuk pelantikan kedua calon arahan Perumda Air Minum Tirta Giri Nata nantinya akan dilakukan sebagaimana mekanisme yang sebelumnya diterapkan terhadap arahan BUMD lainnya di lingkungan Pemkot Cirebon. "Pelantikan seperti kemarin Direksi BUMD Pasar pada pembangunan dan farmasi," tandasnya. (cep)

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait