Daya Motor

Guguran Lava dan Awan Panas jadi Potensi Bahaya Gunung Merapi Terkini, Statusnya Siaga

Guguran Lava dan Awan Panas jadi Potensi Bahaya Gunung Merapi Terkini, Statusnya Siaga

Gunung Merapi Jawa Tengah--

KUNINGAN, RADARCIREBON.COM - Walau tampak tenang, namun dari pengamatan terkini, ada potensi bahaya dari Gunung Merapi. Di antaranya bahaya guguran lava dan awan panas.

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh pengamat gunung berapi, Mas Annadwi. Pengamatan tersebut dilakukan pada Rabu, 23 September 2026. 

Pengamatan tersebut juga berdasarkan sumber data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian ESDM.

BACA JUGA:Kebakaran Gunung Ciremai: Titik Api Tak Terlihat, Tim Gabungan Masih Siaga

Seperti diketahui, Gunung Merapi statusnya masih di level III atau Siaga. Gunung ini terletak di Sleman, Jogjakarta. Juga di Magelang, Boyolali dan Klaten di Jawa Temgah.

Gunung yang sangat aktif ini, terletak di koordinat 7.542°LS 110.442°BT. Gunung ini memiliki ketinggian 2968 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Dari pengamatan pada Rabu, 23 September 2026 antara 00:00-24:00 WIB, secara visual tampak sangat jelas.

“Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 75 meter dari puncak,” tulis Mas Annadwi. 

Gunung tampak jelas dari Kota Jogjakarta ini, teramati terjadi 11 kali guguran lava ke arah barat daya. Melalui Kali Sat/Putih, Kali Krasak, Kali Bebeng, dan Kali Boyong). Jarak luncur maksimal 2000 meter dari puncak.

Cuaca di gunung yang menjadi tapal batas antara Jogjakarta dan Jawa Tengah ini dengan kondisi cuaca sangat cerah. Angin tenang menuju ke arah timur. 

Sementara itu, suatu udara sekitar 16.6-27.7°C. Kelembaban 48.9-73.9 persen. Sedangkan tekanan udara 873.8-919 mmHg.

BACA JUGA:40 Hektare Hutan Gunung Ciremai Terbakar, Angin Kencang Bikin Api Sulit Dikendalikan

Menurut Mas Annadwi, dari rekaman Seismograf, terjadi guguran sebanyak 68 kali. Kemudian Hybrid/Fase Banyak 90 kali. Juga Vulkanik Dangkal sebanyak 4 kali dan Tektonik Jauh 2 kali.

PVMBG merekomendasikan potensi bahaya yang bisa ditimbulkan. Yakni berupa guguran lava dan awan panas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait