JAKARTA- Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, mengeluarkan ultimatum yang ditujukan untuk jajarannya yang berada di Direktorat Jendral Bina Marga. Isi dari ultimatum tersebut adalah perintah untuk menuntaskan semua pekerjaan perbaikan jalan di Jalur Pantai Utara (Pantura) maksimal pada H-10 menjelang hari raya Idul Fitri. \"Intinya begini ya, selesai tidak selesai pada H-10 dan H+10 pekerjaan PU di Pantura harus ditiadakan,\" tegas Djoko, usai membuka koordinasi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Penataan Ruang di Kementerian PU, kemarin (17/7). Ultimatum tersebut kembali dijelaskan Djoko agar perjalanan para pemudik yang ingin merayakan Lebaran di kampung halamannya tidak terganggu oleh pekerjaan dan alat berat dari Kementerian PU. \"Pokoknya di antara H-10 dan H+10 besok semua peralatan harus dibersihkan dari pantura,\" ucapnya, kepada wartawan. Meski demikian, Djoko menjamin bahwa seluruh ruas jalan yang berada di sepanjang jalur Pantura dipastikan dapat dilalui oleh para pemudik. \"Meski nanti ada ruas jalan yang belum selesai 100 persen, saya jamin dapat dilalui pemudik,\" janjinya. Djoko juga mengaku masih terdapat pekerjaan Bina Marga yang belum tuntas di beberapa lokasi di sepanjang pantura. Di antaranya pada ruas jalan di Losari-Pejagan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Djoko mengatakan bahwa pada ruas jalan tersebut terjadi penurunan ketinggian jalan yang cukup signifikan. Dengan kondisi jalan yang demikian, Djoko pesimis bahwa perbaikan di ruas jalan tersebut akan selesai pada H-10 menjelang lebaran. \"Kemarin sudah telanjur dibongkar jadi belum selesai. Sekarang kita minta pembongkaran dihentikan dulu, yang sudah dibongkar diselesaikan dan yang belum dibongkar dibiarkan dulu asal dapat dilewati, baru nanti dilanjutkan setelah Lebaran,\" tuturnya. Selain itu, Djoko menyebutkan bahwa anggaran yang dibutuhkan bagi perbaikan jalan di sepanjang pantura mencapai Rp1,2 triliun. \"Dana tersebut digunakan untuk jalan sepanjang 1.300 kilometer di Pantura,\" katanya. Sementara itu, saat dijumpai secara terpisah, Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI-P, Nusyirwan Sujono mengkritik Kementerian PU yang selama ini membiarkan jalur pantura menanggung beban kendaraan, khususnya pada saat musim mudik Lebaran. \"Pantura itu bebannya sudah luar biasa, kerusakan yang terjadi di sana karena beban tonase kendaraan yang berlebihan,\" katanya. Menurutnya, persoalan kelebihan beban di pantura saat musim mudik Lebaran dapat diatasi dengan mengalihkan arus mudik ke jalur lain. \"Ada dua solusi yang bisa dilakukan, yaitu meningkatkan pelayanan kereta api dan mengembangkan jalur selatan Jawa,\" paparnya. (dod)
H-10 Pantura Bebas Proyek
Kamis 18-07-2013,14:00 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,03:02 WIB
BMKG Rilis Posisi Hilal Syawal 1447 H, Idulfitri Diprediksi 21 Maret 2026
Kamis 12-03-2026,08:39 WIB
Program Gentengisasi Jatiwangi Resmi Dimulai, Maruarar Sirait Lepas 14 Truk Genteng Senilai Rp3 Miliar
Kamis 12-03-2026,05:01 WIB
Kuota Mudik Gratis Jabar Masih Ada! 1.012 Kursi Tersisa, Cek Rute dan Jadwalnya
Kamis 12-03-2026,04:01 WIB
BGN Hentikan Operasional 1.512 SPPG di Jawa, Ini Daftar Provinsi Terdampak
Kamis 12-03-2026,13:46 WIB
Kebakaran di Gunungjati Cirebon, Diduga Anak Main Petasan di Dalam Rumah
Terkini
Jumat 13-03-2026,02:31 WIB
Berbagi di Bulan Ramadan, DPD PAN Kota Cirebon Ajak Anak Yatim Buka Puasa Bersama
Jumat 13-03-2026,02:01 WIB
Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panas, BBWS Cimancis Siapkan Pompa hingga Drone Penyiram Air
Kamis 12-03-2026,22:26 WIB
Polres Cirebon Kota Gelar Apel Operasi Ketupat Lodaya 2026, Siap Amankan Mudik dan Lebaran
Kamis 12-03-2026,22:14 WIB
Puting Beliung Terjang 2 Desa di Suranenggala, Bupati Imron Pastikan Bantuan dan Perbaikan Sekolah
Kamis 12-03-2026,21:22 WIB