Wakil Direktur Pelayanan Medis dr Maria Listiawaty menambahkan, pihak rumah sakit sudah melakukan sterilisasi semua unit layanan yang sempat ditutup sementara. Sterilisasi ruangan dilakukan dengan penyemprotan disinfektan.
Langkah selanjutnya, jika kedapatan pasien positif, maka langsung diupayaan evakuasi untuk isolasi dan tracing. Tujuannya untuk mencegah penularan Covid-19 ke staf dan pasien lain.
Seperti diberitakan sebelumnya, layanan pada sejumlah instalasi medis di RSD Gunung Jati sempat ditutup semetara. Penutupan terhitung sejak Sabtu 17 Oktober mulai pukul 14.00 WIB.
Beberapa instalasi medis yang tutup pelayanan sementara itu di antaranya IGD terpadu, penerimaan pasien rawat inap baru, Klinik Sakura (klinik covid-19), dan layanan laboratorium pemeriksaan PCR.
Penyebab penutupan sementara ini dilakukan karena sebelumnya diketahui ada 1 orang dokter umum dan 2 orang perawat di ruang intensif yang terkonfirmasi Covid-19. (azs)