Fisik dan Daya Tahan Pegulat Kota Cirebon Jadi Catatan

Senin 02-11-2020,14:48 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali

 

Atep mengungkapkan, ke-12 pegulat yang diboyong menuju Majalaya merupakan atlet-atlet pendatang baru proyeksi kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat.

 

Sekretaris Umum PGSI Kota Cirebon itu memastikan menyimpan sejumlah pegulat utama yang jadi andalan di Porprov nanti.

 

“Ini kesempatan buat kita menguji atlet-atlet usia muda. Ya, memang harus perbanyak sparring karena tahun ini kan tidak ada kejuaraan. Semua kejuaraan batal karena pandemi,” katanya.

 

Menurut Atep, beberapa pegulat tampil menonjol selama di Majalaya. Annisa Wahyu Saputri tidak terkalahkan di empat pertandingan.

 

Demikian pula dengan Rani Umaningsih. Sementara Nadiyah hanya kalah dipertandingan terakhir. Itu pun saat berhadapan dengan seniornya asal Kabupaten Bandung yang juga peraih medali emas Porprov 2018, Yustika Astri di kelas 53 kg putri.

 

Baik Annisa, Rani Umaningsih maupun Nadiyah merupakan peraih medali emas Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Barat dua tahun lalu.

 

“Secara keseluruhan, tiga atlet eks Popda 2018 ini menghadapi lawan-lawannya dengan sangat baik. Hanya Nadiyah kalah pengalaman dari Yustika,” jelas Atep.

 

Sementara itu, di sektor putra, Jay Wijayardi, Rizki PA, Kuswandi Jaya dan lain-lain juga menunjukan perkembangan yang cukup menjanjikan. Namun demikian, pelatih gulat Kota Cirebon Mohamad Brilian memastikan, performa memuaskan anak asuhnya bukan berarti tanpa catatan.

Tags :
Kategori :

Terkait