BBI Mulai Berbenah

Sabtu 23-10-2010,06:49 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan

CIREBON - Bagaimana kabar kondisi balai benih ikan (BBI) yang pembangunannya menghabiskan anggaran miliaran rupiah, namun pada perjalanannya kurang menghasilkan bagi Pemerintah Kota Cirebon?
Pantauan Radar kemarin  (22/10), kondisi BBI di Penyuken Kalitanjung, kolam-kolam ikan terlihat dilapisi semacam plastik yang agak keras berwarna hitam, sehingga BBI yang dulunya dikenal dengan image tempat kodok, sekarang berubah menjadi tempat pembenihan yang tertata dengan rapi.
Tidak hanya itu, UPTD Perikanan juga membuat kolam buatan yang terbuat dari terpal sebanyak 2 kolam buatan digunakan untuk pembenihan ikan lele. Ribuan ikan  terlihat jelas di kolam buatan, bahkan eceng gondok juga ada dalam kolam tersebut.
Seorang pekerja harian yang namanya enggan disebutkan mengaku, dirinya bekerja di BBI sebagai pekerja harian, ditugaskan untuk mengurus ikan-ikan yang ada di kolam. Dirinya juga menjelaskan, jika ikan yang ada di BBI sebenarnya ada beberapa macam, antara lain Lele dan ikan Nila.
Karena terlalu banyaknya benih ikan, dirinya tidak bisa menyebutkan angka persisnya jumlah benih ikan. Yang jelas, angkanya hingga mencapai ribuan, tetapi setiap harinya selalu dirawat.
“Maaf Mas, lebih baik tanya langsung saja ke kepala UPTD, di sini saya hanya pekerja harian,” ujarnya singkat.
Anggota Komisi B DPRD, Taufik Pratidina ST  meminta keberadaan BBI dirawat secara maksimal. Jangan sampai proyek yang dibiayai  dengan anggaran besar itu, terbengkalai begitu saja. (abd)
CIREBON - Bagaimana kabar kondisi balai benih ikan (BBI) yang pembangunannya menghabiskan anggaran miliaran rupiah, namun pada perjalanannya kurang menghasilkan bagi Pemerintah Kota Cirebon? Pantauan Radar kemarin  (22/10), kondisi BBI di Penyuken Kalitanjung, kolam-kolam ikan terlihat dilapisi semacam plastik yang agak keras berwarna hitam, sehingga BBI yang dulunya dikenal dengan image tempat kodok, sekarang berubah menjadi tempat pembenihan yang tertata dengan rapi. Tidak hanya itu, UPTD Perikanan juga membuat kolam buatan yang terbuat dari terpal sebanyak 2 kolam buatan digunakan untuk pembenihan ikan lele. Ribuan ikan  terlihat jelas di kolam buatan, bahkan eceng gondok juga ada dalam kolam tersebut. Seorang pekerja harian yang namanya enggan disebutkan mengaku, dirinya bekerja di BBI sebagai pekerja harian, ditugaskan untuk mengurus ikan-ikan yang ada di kolam. Dirinya juga menjelaskan, jika ikan yang ada di BBI sebenarnya ada beberapa macam, antara lain Lele dan ikan Nila. Karena terlalu banyaknya benih ikan, dirinya tidak bisa menyebutkan angka persisnya jumlah benih ikan. Yang jelas, angkanya hingga mencapai ribuan, tetapi setiap harinya selalu dirawat. “Maaf Mas, lebih baik tanya langsung saja ke kepala UPTD, di sini saya hanya pekerja harian,” ujarnya singkat. Anggota Komisi B DPRD, Taufik Pratidina ST  meminta keberadaan BBI dirawat secara maksimal. Jangan sampai proyek yang dibiayai  dengan anggaran besar itu, terbengkalai begitu saja. (abd)
Tags :
Kategori :

Terkait