Bahkan, tak jarang anggota Polri harus menjadi problem solver berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, personel Polri tetap harus berpendidikan tinggi agar lebih maksimal melayani masyarakat.
Itu penting. Khususnya meningkatkan kualitas SDM ditubuh Polri. \"Polisi seperti dituntut harus serba bisa, sehingga harus ditunjang pendidikan yang tinggi,\" kata Suami dari Rafy Annisa (32) itu.
Dalam menyelesaikan studinya, Asep mendapatkan dukungan dari istri. Dukungan itu juga mengalir penuh dari Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, dan Kapolsek Ciwaringin, AKP Iwan Gunawan.
\"Tanpa dukungan dari mereka tidak akan mampu menyelesaikan studinya. Bahkan, ada kebijakan khusus dari pimpinan saya dalam menyelesaikan studi. Terlebih, saat menjalani studi S3, harus melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ke Korea Selatan selama sepekan penuh,\" imbuhnya.
Dalam kesempatan itu juga, tambah Asep, masih ada cita-cita yang ingin diraih. Yakni, menjadi guru besar ilmu hukum. Bahkan, ia telah meraih jabatan fungsional asisten ahli sejak tahun 2011 di UNU. Ia sudah mengantongi nomor induk dosen khusus (NIDK) atas pengabdiannya tersebut. \"
Sekarang saya sedang mengajukan kenaikan pangkat dosen menjadi lektor. Kemudian Lektor kepala . Barulah guru besar,\" pungkasnya. (sam/adv)