Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno memastikan gempa Senin pagi (28/6) di selatan Gunungkidul tidak berpotensi tsunami.
Kekuatan gempa mencapai magnitudo 5,1. Episentrum gempa bumi terletak di laut pada jarak 66 kilometer arah selatan Kota Wonosari. Pusat gempa berada pada kedalaman 61 kilometer.
Dalam keterangan tertulisnya, Bambang menjabarkan jenis gempa bumi adalah menengah. Penyebabnya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan sesar naik mendatar atau oblique thrust fault.
“Gempa pukul 05:15:29 WIB tidak berpotensi tsunami. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan magnitudo 5,3 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi magnitudo 5,1,” jelasnya, seperti dilansir Radar Jogja.
Bambang meminta masyarakat tidak panik. Selain itu juga berlindung di tempat yang aman dari gempa.
Pasca gempa wajib memeriksa bangunan tempat tinggal. Guna memastikan tak ada kerusakan konstruksi. (yud)
Baca juga: