Menurut Kodri, mata air Pancuran Mas dianggap keramat oleh warga sekitar. Orang yang mandi dan melempar uang koin ke mata air tersebut percaya keinginannya bisa terkabul.
“Katanya bisa buang sial,” ujar dia.
Baca juga:
Dia mengatakan, banyak pengunjung datang dari luar Karawang seperti dari Banten, Jawa Tengah, dan Jakarta.
“Pokonya setiap bulan mulud ritualnya,” kata dia.
Sementara itu, akibat banyaknya tamu yang membuang pakaian dalam tersebut menimbulkan masalah. Celana dalam maupun bra berserakan dan berceceran di sekitar mata air tersebut. (ega/pojokjabar)