JAKARTA- Mabes Polri memetakan sedikitnya 11 provinsi yang dianggap paling rawan dan mendapat pengawasan ekstra pada Pemilu 2014. Pemetaan itu didasarkan pada latar belakang konflik maupun tingkat kejahatan di masing-masing wilayah. Sebelas provinsi rawan itu menyebar mulai Aceh hingga Papua. Yakni, Provinsi Aceh, Sumut, Sumsel, DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, NTB, Sulteng, Sulsel, dan Papua. Kabaharkam Mabes Polri Komjen Badrodin Haiti menyatakan, di antara 11 daerah rawan, ada kawasan yang diberi perhatian khusus dalam hal keamanan, seperti Papua. \"(Papua) masuk kategori kerawanan khusus. Papua itu kompleks, \" ujarnya di Mabes Polri kemarin. Berbagai gangguan keamanan, termasuk dari separatis, membuat Provinsi Papua perlu mendapat perhatian ekstra dalam pemilu. Itu belum termasuk hambatan-hambatan non keamanan lain, seperti persoalan DPT. Secara umum, Mabes Polri mengategorikan daerah rawan berdasar apa yang selama ini terjadi di wilayah tersebut. Misalnya, konflik saat pilkada yang sebenarnya termasuk konflik aneh. \"Bisa saja hari ini konflik, besok sudah rekonsiliasi,\" lanjut mantan Kapolda Jatim itu. Bisa juga konflik mengatasnamakan agama seperti di Sulteng atau konflik warga yang pernah terjadi di Sumsel. Daerah-daerah dengan tingkat kriminalitas tinggi seperti DKI Jakarta dan Jatim juga mendapat perhatian khusus. Untuk mengatasi hal itu, berbagai metode pengamanan saat ini dirumuskan. Metode tersebut menyesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah. Pengamanan tidak hanya dilakukan pada saat pelaksanaan, namun sejak tahap pemilu. Salah satu yang hampir pasti diterapkan adalah kategorisasi daerah yang diikuti jumlah personel pengamanan di tempat pemungutan suara (TPS). Untuk daerah dengan kategori aman, satu polisi bisa menjaga 2\"3 TPS. \"Untuk kategori rawan I, satu TPS dijaga satu polisi. Rawan II, satu TPS dijaga dua polisi,\" lanjutnya. Pengamanan oleh polisi tersebut di luar pamswakarsa dan linmas. Dalam aturan yang ditetapkan KPU, satu TPS dijaga dua linmas. Kategorisasi itu ditujukan untuk pengamanan yang bersifat terbuka. Untuk pengamanan tertutup, Mabes Polri tidak bersedia memberikan gambaran teknis. Selain masuk kategori rahasia, pengamanan tertutup bersifat dinamis. Sewaktu-waktu bisa dilakukan perubahan, bergantung kondisi yang dihadapi. (byu/c7/fat)
11 Provinsi Paling Rawan
Rabu 20-11-2013,10:48 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 13-03-2026,15:11 WIB
4 Pelaku Curanmor di Cirebon Ditangkap Polisi, 2 Lainnya Kabur Tinggalkan Senjata dan Motor Curian
Jumat 13-03-2026,10:02 WIB
Cara Dapat Saldo DANA Gratis Rp120 Ribu dari Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cukup Main Game Ini
Jumat 13-03-2026,10:16 WIB
Jadwal Persib vs Borneo FC: Bojan Hodak Ungkap Kondisi Terkini Skuad Maung Bandung
Jumat 13-03-2026,12:30 WIB
Volume Sampah TPA Kopiluhur Cirebon Melonjak Selama Ramadan, 200 Ton Lebih per Hari
Jumat 13-03-2026,09:35 WIB
29 Kasus Narkoba Terungkap di Indramayu Awal 2026, Polisi Tangkap 36 Tersangka
Terkini
Sabtu 14-03-2026,06:01 WIB
PGRI Kabupaten Cirebon Bagikan 12.032 Takjil Serentak di 40 Kecamatan
Sabtu 14-03-2026,05:01 WIB
Cuaca Idulfitri 2026 di Jabar: Hujan Masih Berpotensi, Waspadai Longsor di Jalur Mudik
Sabtu 14-03-2026,04:34 WIB
Situasi Global Memanas, Prabowo Dorong Penghematan BBM di Indonesia
Sabtu 14-03-2026,04:01 WIB
Pertamina Rencanakan Bangun Fasilitas Energi di Cirebon, Pemda Lakukan Kajian Lokasi
Sabtu 14-03-2026,03:31 WIB