Sebelum era 2000-an, pantangan menikah sebelum bisa menenun banyak dijalankan para gadis.
Namun, seiring perkembangan zaman banyak anak perempuan di Desa Sukarara tidak bisa menenun.
Hal ini disebabkan, disibukkan berbagai teknologi dan menuntut ilmu hingga perguruan tinggi.