KANDANGHAUR – Bekerja sama dengan Programma Uitzending Managers (PUM) Netherland, SMK Hasanudin Kandanghaur kini dilengkapi kelas produksi dan praktik teknologi pengolahan pangan hasil pertanian serta perikanan. Grand opening production and practical classes yang juga didanai PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), dan terletak di tepi jalan KUD Mina Bahari Desa Eretan Kulon tersebut digelar Rabu (18/12). Tak hanya dari PUM Netherland serta PHE ONWJ, pembukaan juga dihadiri sejumlah eksportir dari Jakarta, kalangan bisnis, dunia industri perikanan, usaha kuliner serta para pengusaha lokal. Kepala SMK Hasanudin Kandanghaur, H Royani SE MM menjelaskan, pembukaan kelas praktik produksi merupakan salah satu upaya mencetak lulusan menjadi manusia produktif. “Ini upaya nyata menjadikan SMK Hasanudin sebagai sekolah unggulan pada tahun 2015 nanti. Karena tidak sekadar memberikan jasa edukasi serta menghasilkan lulusan, tapi SMK kami juga harus mencetak sumber daya manusia yang andal dan produktif,” kata dia. Melalui production and practical classes yang akan terus ditingkatkan fasilitasnya, anak didik diberikan keterampilan pengolahan pangan khususnya dari bahan baku ikan yang aman dikonsumsi sesuai standar internasional yakni Hazard Analisis Critical Control Point atau HACCP. Seperti bakso ikan, abon ikan, nuget ikan, tuna twist, sari buah serta selai nanas. “Produk yang dihasilkan tidak hanya aman dikonsumsi tapi bisa diekspor keluar negeri karena memakai standar internasional. Termasuk peralatan produksi yang digunakan sesuai dengan standar HACCP,” katanya. Pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak terkait jaringan pemasaran. Saat ini SMK Hasanudin memiliki mitra kerja diantaranya PUM Netherland, PHE ONWJ, Asosiasi Perikanan Isonomaky Jepang, PT Surabaja, PT Sakana Indo Prima, Global Indonesia, PT SMU, PT ABS Food, RM Pringsewu Group, dan RM Pesona Laut Group. Sehingga produk yang dihasilkan siswa SMK Hasanudin dapat diterima secara global. Sementara itu, senior exspert PUM Netherland, Mr Aart Jan Van Ginkel mengatakan, potensi perikanan yang ada di Indramayu sangat luar biasa. Tapi sayangnya, SDM maupun sarana dan prasarana pengolahan perikanan yang dimiliki masih sangat terbatas. “Meningkatkan SDM di bidang pengolahan perikananan ini hanya bisa dilakukan oleh lembaga pendidikan melalui pelatihan keterampilan kepada para siswa. Kita siap membantu sampai tuntas sehingga kompetensi dan hasilnya memuaskan,” terang dia. (kho)
Target Sekolah Unggulan 2015
Kamis 19-12-2013,12:53 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 25-07-2026,19:50 WIB
5 Mobil Bekas Harga 50 Juta di Tahun 2026 yang Masih Layak Dibeli, Cocok untuk Keluarga Muda
Minggu 26-07-2026,05:28 WIB
Toyota Innova Punya Saingan Serius, Ini 5 Mobil Bekas dengan Fitur Premium Kabin Lega & Harga Lebih Bersahabat
Sabtu 25-07-2026,21:57 WIB
Persib Kalahkan Arema FC, Maung Bandung Pimpin Grup A Piala Presiden 2026
Sabtu 25-07-2026,16:07 WIB
Ternyata Rp60-70 Jutaan Sudah Bisa Bawa Pulang Mobil Bekas Nyaman Irit, Cocok untuk Keluarga Maupun Harian
Sabtu 25-07-2026,17:12 WIB
Kecelakaan di Megu Cilik, Tabrakan Beruntun Empat Kendaraan, Dua Pemotor Terluka
Terkini
Minggu 26-07-2026,14:45 WIB
Fortuna Sittard Blokir Justin Hubner untuk Main di Piala AFF 2026, Alasannya Bikin Fans Garuda Tercengang
Minggu 26-07-2026,14:01 WIB
Modal Rp30 Jutaan Bisa Bawa Pulang Mobil Bekas Murah, Generasi 90-an Spesifikasi Masih Menawan
Minggu 26-07-2026,13:34 WIB
Mobil Diesel Bekas Rp40 Jutaan Ini Masih Layak Dibeli, Isuzu Panther 1997 Unggul soal Mesin dan Efisiensi
Minggu 26-07-2026,13:04 WIB
Dilema John Herdman, Fortuna Sittard Tegaskan Justin Hubner Batal Main di Piala AFF 2026, Begini Alasannya
Minggu 26-07-2026,12:32 WIB