MAJALENGKA – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUKM-Disperindag) Kabupaten Majalengka menarik puluhan produk rokok dari berbagai merek yang tidak memiliki pita cukai resmi. Hasil tersebut didapati Disperindag setelah melakukan operasi pasar bersama tim gabungan yang melibatkan unsur kantor bea cukai Cirebon dan Satpol PP. Kepala Bidang Perdagangan dan Pengelolaan Pasar H Duddy Darajat SH MSi menyebutkan, puluhan produk rokok yang diduga ilegal tersebut didapati petugas gabungan hasil razia pada Senin (16/12) kemarin, di Kecamatan Majalengka, Kadipaten, Kertajati, Jatitujuh, Ligung dan Kecamatan Jatiwangi. “Berdasarkan hasil yang ditemukan di lapangan, berbagai merek dari jenis rokok serta tembakau ini patut diduga menggunakan pita cukai ilegal. Jelas ini sangat merugikan bukan hanya pemerintah saja, akan tetapi juga merugikan para pedagang rokok, baik di toko maupun warung lainnya,” jelas Duddy seraya menunjukkan hasil razia, Rabu (18/12). Ia mengatakan, tidak menutup kemungkinan masih banyak rokok dengan pita cukai tidak resmi tersebut beredar di sejumlah toko/warung di Kabupaten Majalengka. Pihaknya menjelaskan bahwa untuk mengetahui keaslian pada sebuah jenis atau merek rokok dapat diketahui dari hologramnya. Bisa juga dengan menggunakan suatu alat yang dilengkapi oleh sinar UV. Beberapa ciri-ciri pita cukai rokok yang dinyatakan legal atau resmi di antaranya, produk rokok tersebut terdapat pita cukai berhologram, adanya tulisan BCRI, tahun anggaran yang disertakan, terdapat lambang garuda, tarif cukai serta nominal harga eceran dan jumlah isi kemasan produk pada rokok tersebut. Senada juga diungkapkan Kasi Perdagangan Indra Takariyanto. Menurutnya, berdasarkan Undang-Undang nomor 11 tahun 1995 yang telah diubah dengan nomor 39 tahun 2007 bahwa cukai sebagai pungutan Negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakterisik sesuai dengan undang-undang merupakan penerimaan Negara guna mewujudkan kesejahteraan bangsa. Melalui razia yang dilakukan petugas gabungan ini sambungnya, sebagai upaya untuk lebih memberikan kepastian hukum dan keadilan serta menggali potensi penerimaan cukai juga sebagai langkah antisipasi maraknya peredaran rokok tanpa cukai resmi dan hak paten dari perusahaan ini. “Kami lakukan penarikan berupa samplenya saja. Selanjutnya dari hasil rokok yang tidak memiliki pita cukai resmi serta sangat merugikan pendapatan pemasukan Negara ini kami langsung melaporkan ke kantor Bea dan Cukai Cirebon agar menindaklanjutinya. Pihak kami mengimbau kepada seluruh toko-toko yang berada di Kabupaten Majalengka untuk tidak menjual barang ilegal tanpa pita cukai,\" tegasnya. (ono)
Disperindag Razia Rokok Ilegal
Kamis 19-12-2013,13:08 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 13-03-2026,15:11 WIB
4 Pelaku Curanmor di Cirebon Ditangkap Polisi, 2 Lainnya Kabur Tinggalkan Senjata dan Motor Curian
Jumat 13-03-2026,10:02 WIB
Cara Dapat Saldo DANA Gratis Rp120 Ribu dari Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cukup Main Game Ini
Jumat 13-03-2026,10:16 WIB
Jadwal Persib vs Borneo FC: Bojan Hodak Ungkap Kondisi Terkini Skuad Maung Bandung
Jumat 13-03-2026,12:30 WIB
Volume Sampah TPA Kopiluhur Cirebon Melonjak Selama Ramadan, 200 Ton Lebih per Hari
Jumat 13-03-2026,09:35 WIB
29 Kasus Narkoba Terungkap di Indramayu Awal 2026, Polisi Tangkap 36 Tersangka
Terkini
Sabtu 14-03-2026,06:01 WIB
PGRI Kabupaten Cirebon Bagikan 12.032 Takjil Serentak di 40 Kecamatan
Sabtu 14-03-2026,05:01 WIB
Cuaca Idulfitri 2026 di Jabar: Hujan Masih Berpotensi, Waspadai Longsor di Jalur Mudik
Sabtu 14-03-2026,04:34 WIB
Situasi Global Memanas, Prabowo Dorong Penghematan BBM di Indonesia
Sabtu 14-03-2026,04:01 WIB
Pertamina Rencanakan Bangun Fasilitas Energi di Cirebon, Pemda Lakukan Kajian Lokasi
Sabtu 14-03-2026,03:31 WIB