INDRAMAYU – Dicetuskan sejak tahun 2013, program Kartu Sehat dan Pintar (Kasep) akan segera launcing pada pertengahan bulan Januari tahun 2014 ini. 36.709 jiwa warga miskin (gakin) terdaftar sebagai sasaran atau penerima program, yang digagas Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah tersebut. Data yang dihimpun Radar dari Bagian Humas dan Protokol Setda Indramayu menyebutkan, dari total 1.679.631 jiwa jumlah penduduk Indramayu yang telah tercover program jaminan kesehatan nasional (JKN) baru sebanyak 922.978 jiwa. Jumlah tersebut terdiri dari peserta Jamkesmas sebanyak 828.221 jiwa, peserta Askes sebanyak 80.000 jiwa, peserta Jamsostek 9.231 jiwa, peserta TNI sebanyak 2.000 jiwa, dan peserta Polri sebanyak 3.526 jiwa. Sedangkan masyarakat Indramayu yang belum masuk JKN sebanyak 756.653 jiwa. Dari jumlah tersebut terdapat 36.709 jiwa yang masuk kategori miskin dan akan dijamin melalui program Kasep. Sementara sisanya sebanyak 719.944 jiwa belum tercover JKN. Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan JKN pasca tidak berlakunya SKTM, banyak warga yang marah-marah ke Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu. Itu karena SKTM milik mereka sudah dinyatakan tidak berlaku pada hari pertama pelaksanaan program JKN. Mereka menuntut agar diberikan rekomendasi untuk memperoleh pelayanan kesehatan gratis di RS. Petugas telah memberikan penjelasan bahwa SKTM sudah tidak berlaku lagi dan diganti dengan Kasep. Peserta program Kasep sendiri adalah gakin di luar kuota Jamkesmas yang sudah divalidasi oleh desa dan kecamatan. Artinya, masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan SKTM tidak secara otomatis mendapatkan Kasep. Selanjutnya, masyarakat yang tidak masuk data Kasep diharapakan mengikuti program JKN dengan membayar iuran ke BPJS sebesar Rp25.500 per jiwa per bulan. Sampai dengan Rabu (8/1), masyarakat yang telah mendaftar sebagai peserta JKN mencapai 485 orang atau rata-rata 70 orang per hari. Saat memimpin evaluasi program Kasep yang berlangsung di ruang Ki Tinggil Setda Indramayu, Rabu (8/1), Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah menegaskan program Kasep merupakan salah satu upaya untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat Indramayu. Meskipun data warga yang tercover oleh Kasep sudah masuk ke pihaknya, namun pada minggu ini data susulan yang sudah valid harus segera menyusul. “Tentu saja semua warga miskin harus sudah terdata. Supaya data ini benar-benar valid, maka jajaran Dinas Kesehatan pada minggu ini harus lembur untuk menyelesaikan data validasi warga yang masuk program Kasep. Sehingga diharapkan pada pertengahan bulan ini sudah dapat dilauncing,” tegas Anna. Hadir dalam rapat tersebut sekretaris daerah, para staf ahli, kepala Bappeda, camat, dan para kepala UPTD Puskesmas se-Kabupaten Indramayu. (kho)
Bupati Instruksikan Dinkes Validasi Data Kasep
Jumat 10-01-2014,07:06 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,18:12 WIB
Anak Mantan Bupati Cirebon Sunjaya Dilaporkan ke Polisi, Ini Dia Kasusnya
Senin 27-07-2026,13:56 WIB
Tayang Malam Ini, Live Streaming Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026 Bisa Ditonton Gratis! Begini Caranya
Senin 27-07-2026,15:00 WIB
Mobil Bekas Toyota Terlaris Tahun 2026, Masih Jadi Buruan karena Irit dan Harga Stabil
Senin 27-07-2026,09:56 WIB
Rekomendasi Mobil Bekas Harga 50 Juta Tahun 2026, Irit BBM, Nyaman, dan Cocok untuk Aktivitas Harian
Senin 27-07-2026,11:36 WIB
Driver Ojol Ungkap Detik-detik Terakhir Sutrimo, Ketua RT Tak Menyangka yang Terjadi Setelahnya
Terkini
Selasa 28-07-2026,08:49 WIB
BGN Buka Akses Pengawasan MBG, Orang Tua Bisa Lihat Menu dan Kandungan Gizinya
Selasa 28-07-2026,08:41 WIB
Gilas Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026, Update Ranking FIFA Timnas Indonesia, Naik Satu Posisi Geser Negara Ini
Selasa 28-07-2026,08:17 WIB
Begini Kata-kata Mitchell Baker Usai Debut dan Cetak Hattrick di Piala AFF 2026, Erling Haaland Versi ASEAN
Selasa 28-07-2026,08:06 WIB
Fakta Baru Videotron Maut di Majalengka: Sedang Diperbaiki dan Sempat Akan Diturunkan
Selasa 28-07-2026,07:03 WIB