SUKAHAJI-Kerusakan jalan yang ditandai dengan banyaknya lubang besar dan hancur, ternyata bukan hanya terjadi di jalan negara dan provinsi. Kerusakan tersebut terjadi juga pada jalan kabupaten seperti halnya ruas jalan antara Sukahaji menuju Maja Kabupaten Majalengka. Entah karena terus menerus diguyur hujan, akibat kualitas jalan yang rendah atau beban kendaraan terlalu berat, jalan tersebut kini banyak dipenuhi lubang. Karena kondisi jalan yang rusak tersebut, masyarakat yang menjadikan jalan itu sebagai jalur alternatif saat menuju Maja, kini merasakan tidak nyaman lagi. Salahseorang warga Sukahaji, Agus mengatakan, kerusakan jalan yang terjadi di wilayah Sukahaji menuju Maja akibat kualitas jalan yang rendah. Sedangkan jalan antara Sukahaji menuju Maja tersebut setiap hari dilalui kendaraan besar seperti dum truk yang membawa galian pasir dan barang-barang lainnya yang beratnya tidak sesuai dengan mutu kualitas jalan. \"Kami sangat menyayangkan kerusakan jalan kabupaten dari Sukahaji menuju Maja tersebut dibiarkan berala-lama dan tidak segera diperbaiki oleh pemerintah. Padahal jalan tersebut keberadaannya sangat vital karena menjadi jalur ekonomi bagi masyarakat sekitar yang akan menuju kantor, sawah atau kebut untuk beraktivitas,\" jelas Agus kepada Radar, Kamis (15/1). Dijelaskan Agus, keberadaan jalan yang rusak parah tersebut sangat berpengaruh terhadap biaya ekonomi masyarakat yang melakukan usaha menggunakan kendaraan umum. Sebab, dengan kondisi jalan yang rusak, hancur dan banyak berlubang, biaya transportasi menjadi lebih mahal dan kendaraan cepat rusak. Ditambahkan dia, untuk mencegah terjadinya kerusakan jalan yang lebih parah lagi, pemerintah melalui dinas terkait harus dapat mengatur kendaraan yang akan melintas di jalur tersebut. Kendaraan yang akan melintas di jalur tersebut harus disesuaikan volumenya dengan kualitas jalan, jangan sampai tonasenya melebihi aturan yang ditetapkan. \"Jika ada kendaraan yang tonasenya melebihi ketentuan batas yang tidak sesuai kualitas jalan, maka instansi terkait harus dapat memberikan sanksi tegas,\" tandasnya. (eko)
Jalan Sukahaji-Maja Rusak Parah
Kamis 16-01-2014,07:38 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 30-10-2026,16:22 WIB
Kabin Lega dan Nyaman, Ini Dia Rekomendasi Mobil Bekas Diharga 80 Jutaan yang Masih Worth 2026
Jumat 30-10-2026,15:17 WIB
Ciri-ciri Tempat Gadai Resmi Terdaftar OJK, Waspada Jebakan Gadai Ilegal!
Jumat 30-10-2026,18:00 WIB
Pesantren Salaf vs Modern: Apa Perbedaannya dan Mana yang Cocok untuk Anak?
Jumat 30-10-2026,15:09 WIB
Jangan Asal Gadai Barang! Bunga Pegadaian dan Swasta Ternyata Punya Perbedaan
Jumat 30-10-2026,13:00 WIB
7 Tips Merawat Tumit Kaki Pecah-pecah agar Kembali Halus, Bisa Dilakukan di Rumah
Terkini
Sabtu 31-10-2026,12:44 WIB
Empat Tahun Menunggak, BIJB Kertajati Jadi Sasaran Penagihan PBB-P2
Sabtu 31-10-2026,12:27 WIB
Warga Hadang Truk Pengangkut Limbah PT Indowooyang, Deposit Jutaan Rupiah Dipertanyakan
Sabtu 31-10-2026,12:00 WIB
Ford Ranger Cuma Rp70 Jutaan, Isuzu D-Max Rp80 Jutaan, Ini 3 Mobil Bekas Double Cabin yang Layak Diburu
Sabtu 31-10-2026,11:50 WIB
Prediksi Susunan Pemain Persija Jakarta vs Dewa United di BRI Super League, Taisei Siap Tantang Rizky Ridho?
Sabtu 31-10-2026,11:35 WIB