INDRAMAYU – Hujan deras yang masih terus berlangsung membuat banjir di Kabupaten Indramayu semakin meluas. Bahkan banjir kali ini dinilai merupakan yang paling buruk dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Karena sebelumnya banjir hanya terjadi di wilayah Indramayu bagian barat, namun kali ini juga melanda wilayah timur Indramayu hingga wilayah dalam kota. Pantuan Radar, sejumlah jalan protokol di Kota Mangga mengalami banjir yang cukup parah. Jalan Gatot Subroto yang paling parah, dan terpaksa harus ditutup. Padahal jalan itu merupakan akses utama menuju Mapolres Indramayu, Kantor Samsat Indramayu, Lembaga Pemasyarakatan, dan Kodim 0616 Indramayu. Sebagian Jalan Jenderal Sudirman yang merupakan jalan utama juga terendam air dengan ketinggian sekitar 40-50 cm. Begitu juga jalan yang bermuara di jalan seperti Jalan DI Panjaitan yang merupakan kompleks perbankan. Banjir cukup tinggi juga terjadi di Jalan Golf (depan Kantor Radar Indramayu) hingga Jalan Olahraga (Kompleks BTN Lama) dan Kawasan Sport Center. Kemudian Jalan Kembar Kepandaian (antara Tugu Mangga menuju PDAM Indramayu). Penghuni kawasan perumahan di Kota Indramayu kali ini juga dipaksa “mencicipi” banjir. Termasuk kawasan Perumahan Bumi Patra Pertamina, Perumahan Griya Ayu Singajaya, Paerumahan Gatsu Gatot Subroto, BTN Lama, dan beberapa perumahan lainnya. “Banjir kali ini memang luar biasa, dan kami terpaksa harus mengungsi,” ujar Syaeful, warga Perumahan Gatsu Indramayu. Akibat banjir yang menyerang kompleks perumahan, banyak diantara mereka yang mengungsi. Bahkan ada juga yang terpaksa mengungsi ke hotel karena memang tidak ada pilihan lain, seperti yang dilakukan sejumlah penghuni Perumahan Bumi Patra. Dampak dari banjir yang menyerang, sejumlah ruas jalan terpaksa dijadikan tempat mengungsi dan berdiri banyak tenda. Seperti terlihat di ruas jalan Singajaya dan Singaraja. Di jalan ini banyak berdiri tenda, serta menjadi tempat menyimpan kendaraan roda dua maupun roda empat milik warga yang rumahnya kebanjiran. Hujan yang masih terus turun hingga Selasa (21/1) sore membuat warga kota Indramayu semakin cemas. Mereka khawatir wilayah kota akan tenggelam apabila hujan terus menerus turun tiada henti, sementara saluran pembuangan tidak berjalan maksimal. “Memang kami jadi ngeri Indramayu akan tenggelam, akibat hujan yang turun terus menerus setiap hari,” ungkap Tomi Indra, warga Karangmaleng Indramayu. (oet)
Wilayah Kota Dikepung Banjir
Rabu 22-01-2014,09:47 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,03:02 WIB
BMKG Rilis Posisi Hilal Syawal 1447 H, Idulfitri Diprediksi 21 Maret 2026
Kamis 12-03-2026,05:01 WIB
Kuota Mudik Gratis Jabar Masih Ada! 1.012 Kursi Tersisa, Cek Rute dan Jadwalnya
Rabu 11-03-2026,22:00 WIB
Penumpang Kereta Wajib Tahu! Ini Aturan Bagasi di Kereta Api dari Daop 3 Cirebon
Kamis 12-03-2026,08:39 WIB
Program Gentengisasi Jatiwangi Resmi Dimulai, Maruarar Sirait Lepas 14 Truk Genteng Senilai Rp3 Miliar
Kamis 12-03-2026,04:01 WIB
BGN Hentikan Operasional 1.512 SPPG di Jawa, Ini Daftar Provinsi Terdampak
Terkini
Kamis 12-03-2026,21:07 WIB
Belajar Al-Qur’an hingga Berbagi Takjil, Ramadan DWP Kota Cirebon Berakhir Khidmat
Kamis 12-03-2026,20:21 WIB
Mantan Menag Yaqut Ditahan di Rutan KPK, Berikut Perjalanan Kasus Kuota Haji
Kamis 12-03-2026,20:01 WIB
Ditahan KPK, Yaqut Cholil Qoumas Tegas Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji
Kamis 12-03-2026,19:02 WIB
Apel Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Cirebon, Dandim Tegaskan Kesiapan TNI Amankan Idulfitri
Kamis 12-03-2026,18:31 WIB