JAKARTA - Dua partai politik, Pertai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sama-sama sepakat saksi partai politik di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibiayai oleh negara. Bahkan, DPP PPP melalui Sekretaris Jenderalnya, Romahurmuziy mengaku sudah mendorong pembiayaan dana saksi oleh negara. \"DPP PPP mendorong penyelenggaraan pembiayaan saksi dari negara,\" kata Romahurmuziy, menyampaikan sikap resmi DPP PPP di Jakarta Pusat, Senin (3/2). Setidaknya, PPP punya sejumlah alasan menyetujuii adanya suntikan dana saksi dari negara itu. Di antaranya karena dana ini bukan untuk parpol sebagaimana disampaikan sejumlah pihak. \"Dana ini adalah dana peningkatan kualitas demokrasi dan tidak dinikmati parpol, sehingga ini merupakan bagian penyelengaraan pemilu berkualitas tahun 2014,\" kata politikus yang akrab disapa Romy itu. Kemudian, lanjutnya, pembiayaan saksi oleh negara bisa membantu meminimalisir kecurangan dan sengketa pemilu yang berujung ke Mahkamah Konstitusi (MK). Karena dalam Pileg 2009, setidaknya ada 627 perkara Pileg yang diterima MK. \"Itu artinya ada 627 kursi tahun 2009 dipersengketakan, sebagian kursi DPR RI, sebagian lagi DPRD provinsi dan kabupaten-kota,\" jelasnya. Kemudian, DPP PPP mensinyalir ada pihak-pihak yang selama ini leluasa dan punya kesempatan memanipulasi hasil perolehan suara, menjadi terusik dengan kehadiran saksi yang dibiayai negara ini karena peluang mereka untuk melakukan kecurangan menjadi kecil. Di tempat terpisah, Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar mengatakan tak bisa dipungkiri bahwa 90 persen parpol tak mampu membiayai sendiri saksi-saksinya di TPS. Karena itu partainya tak mempersoalkan adanya dana saksi. \"Yang penting bukan ke partai kan. Duit itu ada di Bawaslu. Bisa saja duit itu dalam bentuk makanan dan minuman supaya saksi bisa tahan,\" jelas Muhaimin. (fat/jpnn)
PPP-PKB Dukung Dana Saksi Parpol di TPS
Selasa 04-02-2014,11:51 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 15-03-2026,18:30 WIB
Catat! Jadwal One Way dan Contraflow Tol Saat Mudik Lebaran 2026 Lengkap dengan Lokasinya
Minggu 15-03-2026,13:43 WIB
DPPKBP3A Berhasil Akses Dokumen Sinta, Korban 'Pengantin Pesanan' dari Cirebon
Minggu 15-03-2026,20:00 WIB
4 Aplikasi Pantau Kemacetan Mudik Lebaran 2026, Cek Kondisi Jalan Langsung dari HP
Senin 16-03-2026,00:20 WIB
8 Golongan Penerima Zakat Fitrah Jelang Lebaran 2026, Siapa Saja yang Berhak?
Minggu 15-03-2026,13:50 WIB
Arus Mudik di Tol Cipali, Lalu Lintas Ramai Lancar
Terkini
Senin 16-03-2026,10:20 WIB
Update Lalu Lintas Tol Cipali Senin 16 Maret 2026: Arah Cirebon Ramai Lancar, Volume Kendaraan Menurun
Senin 16-03-2026,10:01 WIB
Bangun Rumah Tukangku Semen Tiga Roda Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Tukang Bangunan di Cirebon
Senin 16-03-2026,09:25 WIB
Pertamina Berangkatkan Lebih dari 5.000 Peserta dalam Program Mudik Bareng 2026
Senin 16-03-2026,09:01 WIB
DAM Gelar Iftar Berdaya Bersama Anak Yatim, Pererat Kebersamaan di Bulan Ramadhan
Senin 16-03-2026,08:00 WIB