PEKALIPAN- Dari beberapa pasar tradisional di Kota Cirebon, mungkin kondisi Pasar Jagasatru yang paling memperihatinkan. Musim hujan seperti sekarang ini membuat kondisi pasar tampak becek dan menyulitkan pedagang maupun pembeli. Pantauan Radar Cirebon, Minggu (9/2), kondisi pasar induk yang dikelola oleh PD Pasar ini terdapat banyak genangan air. Akses jalan yang dilalui pengunjung pun menjadi licin. Tak sedikit pedagang yang mengeluhkan kondisi ini. Bahkan sebagian pedagang mengatakan kondisi pasar yang kumuh dan becek berdampak pada berkurangnya omzet mereka. \"Kondisi pasar yang kotor ini membuat para pembeli berkurang. Jadi bisa mengurangi omzet kita,\" tukas Rahmat (32), salah seorang pedagang di Pasar Jagasatru. Ia mengatakan kondisi akses jalan yang becek tersebut menyulitkan para pengungjung saat memasuki kios di pasar tersebut. Di samping itu, para pengunjung pasar pun banyak juga yang mengeluhkannya karena kondisi pasar yang kotor. \"Saya harap ada pembenahan agar pasar bisa nyaman,\" katanya. Masih kata Rahmat, kondisi pasar yang becek disebabkan tidak adanya drainase. \"Kita ingin jalan di dalam pasar ini bisa diperbaiki. Selain itu atap dan drainasenya juga dibuat sehingga bisa mengurangi genangan air,\" pintanya. Pedagang lainnya, Parta Suparta, mengatakan kondisi pasar yang becek dan kotor sebenarnya tidak berdampak kepada penghasilannya. \"Ya biasa-biasa aja, tidak terlalu berpengaruh. Cuma memang para pengungjung banyak yang mengeluhkan kondisi ini. Pembeli memang terpaksa lewat jalan becek walaupun jijik,\" ucapnya. Ia berharap pihak PD Pasar bisa membenahi kondisi pasar yang sudah tidak nyaman tersebut. \"Mungkin karena kontraknya belum habis, jadi tidak diperbaiki. Katanya sih tahun 2015 baru akan diperbaiki, jadi nanggung kalau diperbaiki sekarang,\" tukasnya kepada Radar. Hal yang sama diutarakan Neneng (33) dan Eti (38), dua pedagang lainnya. Kondisi pasar yang kerap becek di saat musim hujan itu membuatnya tidak nyaman. \"Ya jelas tidak nyaman, kondisinya becek begini. Harapan saya sih bisa dibuat nyaman pasarnya, biar para pengunjung betah,\" terang Neneng. Dia mengakui kondisi itu tidak sepenuhnya mengurangi pemasukan. Hal ini karena para pedagang memiliki pelanggan masing-masing. “Hanya kalau terus dibiarkan membuat para pedagang maupun pembeli menjadi tidak nyaman,” katanya. (jml)
Duh! Repotnya Belanja di Jagasatru
Senin 10-02-2014,10:22 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 24-06-2026,13:50 WIB
Comeback Nokia Lumia Max 2026, Bocoran Spesifikasi dan Harga Bikin Penggemar Lama Nostalgia
Rabu 24-06-2026,14:34 WIB
Demo di Depan Kantor Disdik Kabupaten Cirebon, Massa Desak Kadisdik Mundur
Rabu 24-06-2026,15:42 WIB
Dibawah 30 Jutaan, Berikut 7 Rekomendasi Motuba Paling Bandel, Sparepart Murah, Lari Kenceng
Rabu 24-06-2026,14:04 WIB
7 Pemain Naturalisasi Baru Siap Perkuat Timnas Indonesia, 2 Sudah Resmi Diproses Erick Thohir, Siapakah?
Rabu 24-06-2026,18:09 WIB
Pilihan 15 Mobil Bekas Murah 2026 Masih Layak Beli, Worth It untuk Kelas Sedan, City Car, Hingga MPV
Terkini
Kamis 25-06-2026,12:00 WIB
Pabrik Sepatu Raksasa Segera Dibangun di Kuningan, Warga Sambut Positif Investasi Korea Selatan
Kamis 25-06-2026,11:33 WIB
KPP Pratama Cirebon Dua dan Bapenda Gelar Mapag Data di Jalan Tuparev, Sasar 88 Lokasi Usaha
Kamis 25-06-2026,11:00 WIB
4 Jabatan Eselon II Pemkab Majalengka Kosong, Ini Strategi Baru BKPSDM
Kamis 25-06-2026,10:38 WIB