MAJALENGKA – Seiring dengan peringatan bahaya merokok yang terus disosialisasi pemerintah mengakibatkan industri rokok rumahan di Majalengka nyaris seluruhnya gulung tikar. Hal ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindag KUKM) Kabupaten Majalengka. Kadisperindag KUKM Drs H Iman Pramudya MM melalui Kepala Bidang Perindustrian H Asep Iwan Haryawan menyebutkan, ada enam perusahaan rokok masing-masing satu pabrik besar dan sisanya adalah home industry (industri rumahan). Artinya, rencana yang telah diberlakukan oleh pemerintah pusat pada tahun 2020 mendatang harus tidak ada tembakau membuat jajarannya mesti memutar otak. Tentunya hal ini akan berdampak bagi kelangsungan petani tembakau yang berada di beberapa daerah di Kota Angin. “Seperti di wilayah selatan Majalengka yakni Bantarujeg dan Lemahsugih yang menjadi sentranya tanaman tembakau. Setiap tahun keberadaan tembakau ini sedikit demi sedikit akan dibunuh dan ditiadakan,” ujarnya, kemarin. Menanggapi hal tersebut, Pemda Majalengka yang dalam hal ini Disperindag KUKM sudah memiliki opsi agar baik industri rokok besar maupun rumahan akan ditransformasikan untuk beralih profesi ke industri konveksi. Melalui dana bagi hasil cukai dan tembakau (DBHCT) yang diterima pihaknya Rp400 juta dari total yang diterima Pemkab Majalengka sebesar Rp11 miliar. Nantinya para industri rokok tersebut akan difasilitasi oleh pemerintah daerah untuk beralih profesi. Dari sejumlah industri, Majalengka juga menyumbang sedikitnya Rp60 juta setiap tahun dari industri hasil tembakau (IHT). Industri tembakau skala besar dan kecil atau perajin rokok tersebut berada di wilayah Kecamatan Sumberjaya, Palasah dan Leuwimunding. Dari DBHCT yang diterima Majalengka, mekanismenya dari total Rp120 miliar yang diterima pemerintah pusat kemudian setiap kabupaten/kota yang terdapat industri tembakau tersebut menerima dana DBHCT. “Tugas kami yaitu mengarahkan dari antisipasi pada saatnya bahwa rokok itu harus tidak ada. Seperti pengalihan profesi keenam perusahaan rokok di sini. Adapun pabrik rokok yang berada di Sumberjaya mereka mengaku sudah siap tutup jika sudah pada waktunya,” ungkapnya. Dari DBHCT yang diterima oleh pihaknya tersebut, Iwan mengklaim jika dana bagi hasil yang ada di disperindag sudah teralokasikan. Namun ia mengakui bahwa tahun anggaran 2013 lalu sejatinya DBHCT itu belum diserahkan secara keseluruhan. Hanya saja, bagi disperindag nantinya akan digunakan sebagai pengalokasian untuk membeli peralatan jahit sebagai alih profesi tersebut. Di samping itu, program dari pemerintah ditahun 2014 ini khususnya bagi seluruh produk rokok juga harus bergambar tengkorak dengan peringatan tertulis ‘Rokok Membunuhmu’. Namun demikian, ia beranggapan sejatinya yang bahaya itu bukan dari tembakau melainkan campuran dari rokok tersebut. Pasalnya, di setiap rokok terdapat campuran dari bahan kimia terlebih dengan cara menggunakannya dibakar itu dapat menghasilkan atau mengeluarkan gas karbon. (ono)
Industri Rokok Harus Alih Profesi
Senin 17-02-2014,09:45 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,05:28 WIB
Toyota Innova Punya Saingan Serius, Ini 5 Mobil Bekas dengan Fitur Premium Kabin Lega & Harga Lebih Bersahabat
Minggu 26-07-2026,16:24 WIB
Daftar Mobil Bekas 50 Juta Terbaru Tahun 2026, Mesin Bandel, Cocok untuk Harian hingga Keluarga Kecil
Minggu 26-07-2026,08:37 WIB
Ramah di Kantong dan Punya Jaringan Servis Luas, Ini 5 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Masih Bagus Layak Beli
Minggu 26-07-2026,12:32 WIB
Cari SUV Toyota Murah Ini 7 Fortuner Bekas Rp100 Jutaan yang Masih Gagah, Tangguh, Nyaman dan Siap Harian
Minggu 26-07-2026,10:00 WIB
Jadwal Berat Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026, Duel Kontra Vietnam Diprediksi Jadi Penentu Nasib
Terkini
Senin 27-07-2026,05:00 WIB
Drama di Gelora Bung Tomo! Debut Shin Tae-yong Rusak oleh Kesalahan Fatal Pankov
Senin 27-07-2026,04:32 WIB
6 Mobil Bekas MPV 7 Seater Layak Beli Pilihan Keluarga, Harga Termurah Rp53 Jutaan, Kabin Lega dan Nyaman
Senin 27-07-2026,04:31 WIB
Prediksi Line Up Timnas Indonesia VS Kamboja Piala AFF 2026, Skuad Garuda Diunggulkan untuk Menang
Senin 27-07-2026,04:15 WIB
Mulai Rp1 Jutaan, Ini 4 Rekomendasi HP Infinix Mirip iPhone 15 Pro Max, RAM 12/256GB, 33W Fast Charging
Senin 27-07-2026,03:39 WIB