20 Mahasiswa MBKM STMIK IKMI Cirebon Magang di Diskominfo Kabupaten Cirebon

Kamis 01-02-2024,17:30 WIB
Reporter : Ade Gustiana
Editor : Leni Indarti Hasyim

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Sebanyak 20 mahasiswa STMIK IKMI Cirebon melaksanakan magang di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon selama satu semester.

Mereka dari Program Studi Teknik Informatika, Sistem Informasi dan Manajemen Informasi akan memperoleh sertifikat dan kredit akademik.

Kepala Badan Penjamin Mutu STMIK IKMI Cirebon Ade Irma Purnamasari MKom menuturkan, program magang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan pengalaman kerja praktis. Serta membantu dalam pengelolaan data dan pengembangan sistem informasi.

Serah terima mahasiswa dihadiri oleh Sekretaris Diskominfo Fajar Sutrisno SSi, Kepala Bidang Statistik Persandian dan e-Government Hj Endang Sri Pujiastuti SSi MSi dan Kepala Seksi Statistik Nunu Nugraha Qodaru Ramdhon SSi MM. Dari STMIK IKMI Cirebon, selain Ade Irma, juga hadir Ketua Prodi Manajemen Informatika dan Komputerisasi Akuntansi (D3) Bani Nurhakim MKom.

BACA JUGA:5 Cara Menebak Sifat Orang Berdasarkan Penampilannya

BACA JUGA:5 Bahaya Nya Apabila Anda Memiliki Kadar Kolesterol Tinggi

Ade menambahkan, program magang bagian dari upaya STMIK IKMI Cirebon dan Pemkab Cirebon dalam mendukung implementasi kebijakan Satu Data Satu Peta di Pemkab Cirebon dan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemendikbudristek RI.

Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berkontribusi langsung dalam proyek-proyek yang sedang berjalan di Diskominfo Kabupaten Cirebon. Program magang juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman praktis dan belajar langsung dari para profesional di bidangnya.

"Ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka pelajari di kelas dalam situasi dunia nyata," tutur Ade Irma, Kamis (1/2/2023).

Ia berharap mahasiswa mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana pemerintah daerah bekerja. Serta bagaimana teknologi informasi dan komunikasi dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik. (ade)

BACA JUGA:Samsung Buka-bukaan Soal Keunggulan Exynos 2400 di Galaxy S24 dan S24+

BACA JUGA:Dukung Operasional Polda Jabar, Pertamina Suplai BBM dan Pelumas

Kategori :