• Minyak Goreng Kemasan Rp. 20 ribu/liter,
• Susu kental manis Rp. 12 ribu/370 gram,
• Gula pasir Rp. 17 ribu/Kg,
• Gula merah Rp. 17 ribu/Kg.
Dia mengatakan, salah satu faktor harga beras turun di Kabupaten Cirebon akibat pasokan beras dari daerah Demak, Jawa Tengah mulai masuk.
BACA JUGA:Terima Masukan dari Menteri PANRB, Bupati Imron: Siap Dorong Optimalisasi MPP di Kabupaten Cirebon
"Kita juga mengupayakan menekan harga beras dengan melakukan gencar oprasi pasar ditiap-tiap desa wilayah Kabupaten Cirebon," katanya.
Pihaknya juga memastikan bahwa stok beras di Wilayah Kabupaten Cirebon menjelang Ramadan, dapat dipastikan aman.
Baik jenis premium maupun medium, ketersediaan beras terpantau dalam kondisi yang memadai.
"Kami mendapatkan intruksi dari Bupati Cirebon, untuk koordinasi dengan Bulog Cirebon.
BACA JUGA:3 Pemain Incaran PSSI Tidak Dilirik Timnas Belanda, Peluang Dinaturalisasi?
"Alhamdulillah membuahkan hasil positif, dimana pihak Bulog telah menyediakan stok beras sebanyak 20 ton, dengan jenis beras SPHP medium", ungkapannya.
Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh berita hoax yang menyebutkan bahwa stok beras akan langka di pasaran.
Disarankan untuk tidak melakukan panic buying, yaitu berbelanja secara berlebihan akibat rasa panik.
Karena dengan melakukan hal tersebut bisa menjadi faktor penyebab kelangkaan beras di pasaran.
BACA JUGA:KONI Kabupaten Cirebon Konflik Internal Makin Panas, Sutardi Dituduh Menyelewengkan Anggaran