INDRAMAYU – DPRD Indramayu menggelar rapat paripurna dalam rangka laporan hasil kegiatan reses masa persidangan I tahun 2014, Kamis (20/2). Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD, Drs H Abdul Rozaq Muslim SH MSi, didampingi tiga orang wakil ketua, Kuswanto, Drs H Abdullah Thohir, dan Drs H Sanusi Ghofur. Sementara Bupati Indramayu hanya diwakili Sekda, H Ahmad Bachtiar SH. Dalam laporan hasil kegiatan reses yang disampaikan, seluruh fraksi berharap agar segera dilakukan percepatan perbaikan infrastruktur pascabanjir. Pasalnya, banjir yang melanda hampir seluruh wilayah Kabupaten Indramayu, telah merusak jalan, saluran air, jembatan, hingga rumah dan sekolah. Selain perbaikan infrastruktur, dari hasil reses ternyata juga masih banyak keluhan masyarakat tentang bantuan pascabanjir. Masyarakat juga masih banyak yang mengeluhkan berbagai pelayanan yang dianggap masih belum maksimal. “Memang harus diakui kalau kerugian akibat banjir cukup besar, dan pemerintah kabupaten akan sulit untuk memenuhi semua tuntutan masyarakat. Namun fraksi Partai Golkar akan terus mendorong pemerintah agar terus meningkatkan pembangunan,” kata Dra Hj Siti Ubaedah MM, juru bicara fraksi Partai Golkar. Ketua fraksi PDI Perjuangan, Ruslandi SH mengungkapkan, berdasarkan letak geografis mestinya pembangunan di Indramayu harus tunduk pada tata kota dengan sistem drainase yang terukur dan terpelihara secara terus menerus dan berkesinambungan. “Banjir yang melanda Indramayu mestinya harus dijadikan pelajaran, agar dalam pembangunan berbagai infrastruktur juga mempertimbangkan estetika. Sehingga tidak berdampak negatif terhadap keseimbangan alam,” tandasnya. Sementara Ketua Fraksi PKB, Dalam SH KN mengatakan, sebagian besar aspirasi masyarakat mengharapkan agar pemerintah kabupaten Indramayu dapat meningkatkan sarana dan prasarana infrastruktur. Seperti perbaikan jalana, jembatan, dan saluran irigasi untuk meningkatkan sektor pertanian dan peningkatan ekonomi masyarakat. “Rusaknya sarana infrastruktur akibat banjir harus secepatnya diperbaiki, tanpa membedakan daerah yang satu dengan yang lain karena faktor politik. Juga tidak memolitisir bantuan untuk kepentingan golongan tertentu,” ujar Dalam. Percepatan pembangunan infrastruktur yang rusak pascabanjir juga diungkapkan ketua fraksi Partai Demokrat, Ir Harris Solihin. Menurutnya, kalau berbagai infrastruktur yang rusak tidak segera diperbaiki maka akan menghambat pelaksanaan program pembangunan di Indramayu. “Penanganan masalah kesehatan pascabanjir juga banyak dikeluhkan masyarakat,” ujarnya. Juru bicara Fraksi PKS, H Salimi Soleh SPdI, juga menyampaikan keinginan masyarakat, agar pemerintah segera menangani dampak banjir. Mulai dari kerusakan infrastruktur jalan, ganti rugi bagi petani tambak maupun sawah yang terkena banjir. Wakil Ketua Fraksi Gerakan Nurani Pembangunan Rakyat, H Fathoni MPdI, juga meminta kepada pemerintah agar segera melakukan perbaikan sarana infrastruktur pascabanjir. Menurutnya, pemerintah harus memakai skala prioritas dalam pembangunan pascabanjir, mengingat kerusakan yang ada cukup parah sedangkan anggaran terbatas. (oet)
Percepat Perbaikan Infrastruktur
Jumat 21-02-2014,08:36 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,22:14 WIB
Puting Beliung Terjang 2 Desa di Suranenggala, Bupati Imron Pastikan Bantuan dan Perbaikan Sekolah
Kamis 12-03-2026,20:01 WIB
Ditahan KPK, Yaqut Cholil Qoumas Tegas Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji
Kamis 12-03-2026,21:22 WIB
Kelme Rilis Jersey Terbaru Timnas Indonesia, Harga Mulai Rp749 Ribu
Jumat 13-03-2026,03:00 WIB
Tim Resmob Polres Cirebon Kota Kejar Komplotan Curanmor, Pelaku Kabur ke Area Tambak
Kamis 12-03-2026,20:21 WIB
Mantan Menag Yaqut Ditahan di Rutan KPK, Berikut Perjalanan Kasus Kuota Haji
Terkini
Jumat 13-03-2026,19:32 WIB
KNPI Kabupaten Cirebon Gelar Dialog Ramadan, Bahas Peran Strategis Pemuda di Tengah Geopolitik Global
Jumat 13-03-2026,19:01 WIB
Mudik Lebaran 2026: BPBD Jabar Siapkan 82 Posko Bencana di Jalur Longsor dan Banjir
Jumat 13-03-2026,18:31 WIB
Satlantas Polres Kuningan Pasang 57 Water Barrier dan 92 Rambu di Titik Rawan Kecelakaan
Jumat 13-03-2026,18:00 WIB
Inflasi Kota Cirebon Februari 2026 Tembus 4,83 Persen, Harga Pangan dan Listrik Jadi Pemicu
Jumat 13-03-2026,17:30 WIB