Isu Babi Ngepet di Cigadung, Warga Kehilangan Uang Secara Misterius

Minggu 26-01-2025,20:00 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Tatang Rusmanta

Namun demikian, Ana menagaskan fakta bahwa memang betul banyak warga yang kehilangan uang akhir-akhir ini.

BACA JUGA:Rumah Ambruk di Kegiren Cirebon, Pemilik: Sudah 3 Kali Ajukan Rutilahu Tak Pernah Dapat

BACA JUGA:Rampung Jalani Tes Medis, Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks Segera Merumput di Bundesliga

“Saya juga sebetulnya kurang percaya untuk hal seperti itu, tapi kenyataannya memang banyak uang warga yang hilang, termasuk saya juga istri hilang Rp 1 juta,” jelasnya.

Tati (50), istri warga setempat bernama Asep yang kehilangan uang Rp6 juta juga merasa heran. Menurut Tati, uang itu untuk paket lebaran warga yang dia kelola.

“Biasanya memang disimpan kan, di ATM. Tapi kemarin udah belanja-belanja buat paket yang keringan, itu teh sisa Rp 6 juta lagi,” ungkapnya.

Tati mengungkapkan, bahwa uang tersebut dia simpan di dalam dompet. Adapun uang yang hilang tersebut, terdiri dari pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu.

Di dalam dompet juga ada uang receh pecahan Rp5.000, namun tetap utuh.

“Waktu hari Minggu (19/1) itu ke Bogor, emang dibawa si uang teh. Saya antar anak ketika itu, dia kan tugas di sana. Nah pas pulang masih ada Minggu sore, disimpan,” tutur Tati.

“Lalu hari Senin, pas suami pulang sudah berjemaah Magrib di masjid, dia bilang: ‘Banyak yang hilang uang’. Terus inget uang paket itu. Pas saya cek malamnya sekitar jam 02.00 WIB habis tahajud, dilihat ternyata enggak ada cuman ada yang receh receh aja. Yang 6 juta enggak ada,” imbuhnya.

“Saya teh nangis weh. Soalnya uang orang,” tambah Tati, lagi.

Mengenai isu babi ngepet, Tati mengaku tidak melihatnya secara langsung. Tapi, menurut dia, ada tetangga yang mengaku melihatnya.

“Katanya ada yang ngorok-ngorok gitu kaya babi. Ada yang bilang lagi tuyul. Tapi ibu enggak tahu,” jelasnya.

“Ada yang bilang, melihat katanya bagong, mau dikejar tapi takut. (Kejadiannya) malam. Anak-anak suka masih pada di luar jam satu malam, di rumah Pa Ii. Cuma pas mau dikejar takut,” pungkas Tati.

Kategori :