Oleh Karena, dirinya masih menunggu dan mengikuti alurnya dulu, meskipun sudah banyak pembatalan order yang terus berdatangan.
BACA JUGA:KDM Geram, Limbah Rumah Tangga Dibuang Langsung ke Sungai Citarum
BACA JUGA:Wajib Militer Bakal Masuk Kurikulum SMA, KDM: Jawa Barat Zero Tawuran
"Kebijakan yg diambil mungkin maksudnya juga baik, tapi ya itu pasti ad pihak pihak yg kena imbas dari kebijakan itu," pungkasnya.
Terpisah, penyedia jasa angkutan pariwisata juga merasakan imbas dari larangan study tour oleh KDM.
Hingga hari ini, salah satu PO Bus Pariwisata di Kabupaten Kuningan telah mendapat belasan pembatalan orderan, yang membuatnya bingung untuk menjualnya kembali.
"Penjualan lagi kan tidak bisa, kecuali reschedule mungkin bisa," ungkap Pengelola PO Lion trans Bus pariwisata, Roni Sahroni terpisah.
BACA JUGA:Instruksi Bupati Dony untuk Para Kepala SKPD Selama Ramadan hingga Jelang Lebaran
Terlebih, perusahaan bus yang dikelolanya itu dapat dikategorikan sebagai pendatang baru di dunia transportasi pariwisata.
"Kaget juga, apalagi kami pendatang baru di Kuningan, belum lama, udah dapat hal hal diluar dugaan seperti ini, bingung juga kan," katanya. (*)