Belum Genap Satu Bulan, Kembali Hewan Buas Serang Ternak Warga di Kuningan

Kamis 08-05-2025,14:21 WIB
Reporter : Andre Mahardika
Editor : Asep Kurnia

Kandang kambing tersebut berada di Blok Jene, area yang berdekatan dengan kawasan hutan. 

BACA JUGA:Pertama Terjadi Sopir dan Kernet Gugat Pengelola Tol Karena Kecelakaan di Cipali

BACA JUGA:Anak Durhaka, Bunuh Ayah Hanya Gara-gara Tidak Dipinjami Sepeda Motor

Dari informasi yang diterima, dua ekor kambing dilaporkan hilang, diduga diseret oleh hewan buas ke dalam hutan, sementara lima ekor lainnya ditemukan mati di kandang.‎‎

Berdasarkan taksiran, Hadri mengalami kerugian sekitar Rp10 juta dari peristiwa tersebut. 

Video yang beredar menunjukkan sejumlah bangkai kambing dalam kondisi mengenaskan, memperkuat dugaan bahwa hewan buas pelakunya.‎‎

Peristiwa ini menambah kekhawatiran warga, terlebih kasus serupa juga terjadi belum genap satu bulan sebelumnya di Desa Tundagan, yang masih berada di wilayah Kecamatan Hantara. 

BACA JUGA:Update Penyelidikan Kasus PIP SMAN 7 Kota Cirebon Sampai Mana? Simak Nih Penjelasan Kasi Intel Kejari

BACA JUGA:Ramadhipa Melesat Cetak Sejarah Kibarkan Merah Putih di Portugal

Kala itu, seekor macan tutul dilaporkan memangsa dua ekor kambing milik warga di Blok Pasir Mindi.‎‎

Menanggapi situasi ini, Lia menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Balai Konservasi Sumber Daya Alam untuk melakukan identifikasi jejak predator dan mendorong langkah mitigasi.‎‎

"Kami khawatir serangan ini berulang dan bisa membahayakan warga. Kami minta BKSDA segera turun tangan seperti halnya di kasus sebelumnya di Tundagan," tegasnya.‎‎

Warga di wilayah Kecamatan Hantara, berharap ada tindakan cepat agar ternak dan keselamatan mereka tidak terus terancam oleh keberadaan hewan liar dari kawasan hutan. 

Kategori :