Cirebon Timur Kembali Dikepung Banjir, Masyarakat Tagih Solusi dari Pemerintah

Minggu 18-05-2025,08:50 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Moh Junaedi

"Tapi tidak ada langkah serius dari Bupati Cirebon apalagi Gubernur Jawa Barat untuk mengakhiri penderitaan ini."

"Sampai kapan kamu harus menunggu keadilan?" ujar Hamzaiya dengan nada prihatin.

Menurutnya, bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Cirebon khususnya wilayah timur bukan semata karena curah hujan tinggi.

Tetapi, lebih pada akibat dari buruknya tata kelola lingkungan, pendangkalan sungai, hingga pembangunan yang tidak tertata dengan baik. 

BACA JUGA:Cek Kondisi Bendungan Jati Gede, Danrem 063 SGJ dan Forkopimda Gelar Touring

BACA JUGA:Dedi Mulyadi Tanggapi Aksi Walk Out dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar: Itu Hak Setiap Orang

Ia menambahkan bahwa pemerintah seharusnya melakukan pendekatan komprehensif yang melibatkan normalisasi sungai, perbaikan tanggul, pembangunan sistem drainase terpadu, serta edukasi dan pelibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

"Ini soal kebijakan dan keberpihakan. Kalau pemerintah benar-benar peduli, semestinya sudah ada perencanaan matang untuk jangka pendek, menengah, dan panjang."

"Bukan sekadar datang saat banjir, bawa bantuan mie instan dan berfoto di lokasi bencana. Kami ingin solusi, bukan sandiwara," tegas Hamzaiya.

Dirinya dan masyarakat pada umumnya berkali-kali menyuarakan kebutuhan perbaikan infrastruktur, pengendalian banjir, serta pemerataan pembangunan, namun hasilnya nihil.

"Pembangunan selalu berat sebelah. Kita di timur seperti dianaktirikan. Padahal kami juga bagian dari Kabupaten Cirebon dan Jawa Barat."

BACA JUGA:Pemprov Jabar dan Dua Polda Sepakat Berkolaborasi Jaga Ketentraman dan Ketertiban Umum

BACA JUGA:Jadi Kantong PMI di Indonesia, Kabupaten Cirebon Menuju Pusat Migran Legal dan Terlatih

"Kami juga warga negara yang bayar pajak dan punya hak atas perlindungan dan kesejahteraan," tambahnya.

Dia mengingatkan bahwa jika situasi ini terus dibiarkan, maka kerugian ekonomi dan sosial yang ditanggung masyarakat akan semakin besar dan meninggalkan trauma berkepanjangan, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.

"Saya kira ini saatnya pemerintah membuktikan bahwa mereka benar-benar hadir untuk rakyat. Jangan tunggu korban jiwa dulu baru bertindak. Banjir di Cirebon Timur adalah alarm keras yang tak boleh lagi diabaikan," pungkasnya.

Kategori :