Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa terima kasih dan harapan besarnya kepada Polresta Cirebon.
“Ya harapannya saya sebagai orang tua dari anak saya yang ikut pesantren kilat dari Polresta Cirebon, pasti anak saya bisa lebih baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa program ini menjadi solusi nyata bagi para orang tua yang selama ini merasa kewalahan dalam mendidik anak-anak mereka yang sempat terjerumus ke dalam pergaulan salah.
“Ini adalah jalan keluar, membantu kita sebagai orang tua yang anaknya bermasalah. Terima kasih untuk Kapolresta dan semua yang terlibat,” pungkasnya.
Program Pesantren Kilat ABH ini merupakan bagian dari upaya restoratif justice yang dikembangkan oleh Polresta Cirebon, yang tidak hanya menekankan aspek hukum, tetapi juga pendekatan kemanusiaan dan edukatif.
Dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, TNI/Polri, tokoh agama, dan masyarakat, diharapkan para peserta dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan berkontribusi positif bagi bangsa dan daerah.
Kegiatan ini bukan sekadar program seremonial, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk membangun generasi masa depan yang kuat secara moral, spiritual, dan sosial.