RADARCIREBON.COM - Produk beras premium yang diproduksi oleh PT Padi Indonesia Maju (sebelumnya bernama PT Wilmar Padi Indonesia) kembali dijual di Yogya Cirebon Junction.
Sebelumnya produk beras tersebut sempat ditarik dari display selama kurang lebih tiga hari.
Hal ini sejalan dengan diterbitkannya surat resmi dari PT Padi Indonesia Maju yang menyatakan sejumlah merek beras yang diproduksi telah dipastikan sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan pemerintah.
Store Manager Supermarket Yogya Cirebon Junction, Christine menuturkan, beras premium sejumlah merek yang diproduksi oleh Wilmar Group memang telah ditarik dari display sejak Sabtu (12/7) hingga Senin (14/7).
BACA JUGA:Ini Dia Daftar Lengkap Mutasi Pejabat Pemkab Cirebon, Banyak Kejutan!
BACA JUGA:Pemprov Jateng Perkuat Sinergi dengan BKKBN demi Percepat Penanganan Stunting
Sesuai arahan head office Yogya Group hal tersebut dilakukan di sejumlah cabang termasuk Cirebon.
Kini setelah diterimanya surat pernyataan dari PT Padi Indonesia Maju sejumlah merek tersebut kembali dijual.
"Hari ini (15/7) kami mulai display lagi sejumlah merek beras premium kemasan dari Wilmar Group seperti Sania, Fortune, dan Siip," jelasnya.
Sesuai surat pernyataan tersebut, sejumlah merek beras ini dipastikan memiliki mutu dan kualitas yang baik dengan takaran yang sesuai dengan kemasan, serta tidak melakukan pengoplosan beras.
Sementara itu, diwawancarai secara terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Cirebon, Hj Elmi Masruroh SP MSi menghimbau pada masyarakat agar tidak khawatir akan isu ini.
Pasalnya beras yang diduga dioplos ini merupakan beras dengan kualitas yang berbeda dicampur sehingga tidak 100% premium.
"Namun dipastikan tidak mengandung bahan kimia berbahaya atau semacamnya, dalam waktu dekat kami juga akan lakukan sidak ke beberapa penjual beras kemasan untuk memastikan keamanan kualitas beras tersebut," tukasnya. (apr)