Konflik ini tidak hanya menunjukkan bagaimana politik mempengaruhi olahraga, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran bahwa dunia olahraga yang seharusnya menjadi sarana mempererat persahabatan antarbangsa.
Kini malah dijadikan medan baru untuk menyuarakan ketegangan antarnegara.
Publik Asia Tenggara kini menanti bagaimana kelanjutan drama ini akan berkembang, dan apakah federasi olahraga regional serta ASEAN akan turun tangan untuk mendinginkan suasana yang semakin memanas.