Thailand vs Kamboja Makin Memanas! Klub Sepak Bola Putus Sponsor, Begini situasinya!
Thailand Vs Kamboja Kian Memanas, Berdampak Ke Dunia Sepak Bola-merahputih.com-Radar Cirebon
RADARCIREBON.COM - Ketegangan geopolitik yang tengah membara antara Thailand dan Kamboja kini menjalar hingga ke ranah yang sebelumnya menjadi simbol perdamaian dan sportivitas, yakni sepak bola.
Di mana klub-klub Kamboja secara mengejutkan memutus kerja sama dengan merek apparel asal Thailand sebagai bentuk respons atas konflik yang memanas di wilayah perbatasan.
Langkah drastis ini pertama kali dilakukan oleh NagaWorld FC, salah satu klub besar di Liga Primer Kamboja.
Klub tersebut menangguhkan kontraknya dengan brand FBT dan memilih untuk kembali mengenakan seragam lama sementara mereka mencari mitra baru dalam dunia apparel.
BACA JUGA:Justin Hubner Siap Teken Kontrak, Akan Bergabung dengan Klub Eredivisie!
Tak lama berselang, klub raksasa lainnya yakni Phnom Penh Crown FC, ikut menyusul dengan menghentikan kolaborasinya bersama Warrix brand olahraga dari Thailand dan mengambil keputusan serupa untuk sementara waktu memakai jersey terdahulu.
Tindakan ini menunjukkan bahwa konflik tidak lagi sebatas politik dan militer, melainkan sudah berdampak langsung ke sektor industri kreatif, ekonomi olahraga, bahkan kebijakan pemusatan latihan tim profesional.
Di mana klub-klub Kamboja memutuskan tidak lagi mengadakan training camp di Thailand selama pramusim.
Sementara itu, pihak Thailand juga memberikan respons keras melalui pernyataan Menteri Pariwisata dan Olahraga, Sorawong Thienthong.
BACA JUGA:Kapten Asia Warriors Puji Naturalisasi Timnas Indonesia, Simak Pernyataan Lengkapnya!
Ia menyebutkan bahwa pemerintah Thailand sedang mempertimbangkan untuk melarang delegasi olahraga Kamboja ikut serta dalam SEA Games ke-33 yang akan digelar di Thailand pada akhir tahun ini.
Ketegangan antara Thailand dan Kamboja kembali memburuk, dan kali ini menyentuh sektor yang sebelumnya tidak disangka, yaitu dunia olahraga.
Dalam perkembangan terbaru, ketegangan politik yang semula berkutat di wilayah perbatasan kini ikut mengguncang dunia sepak bola Kamboja.
Dengan sejumlah klub Liga Primer mengambil langkah tegas untuk memutus kerja sama dengan merek apparel asal Thailand.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

