Sebuah warisan gotong royong yang telah dijalani puluhan tahun, demi memastikan sawah mereka tetap mendapat suplai air saat hujan mulai jarang turun.
"Kalau dibendung sekarang, saat musim hujan nanti air bisa mengalir penuh ke irigasi. Begitu kemarau, stok airnya tetap cukup untuk sawah," ujar Aas anggota kepolisian dari Polsek Luragung.
Sementara itu, Danramil Luragung Lettu Arh Fatkhu Azis melalui Peltu Hariyanto, menjelaskan, bahwa kegiatan ini bukan sekadar pekerjaan rutin, melainkan bentuk nyata sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga sumber air dan keberlanjutan pertanian.
"Kami berharap dengan bendungan ini, kebutuhan air warga bisa tercukupi sehingga lahan petani tetap produktif. Ini bukti bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat kita," pungkasnya.