"Para siswa akan difasilitasi asrama selama masa pendidikan, termasuk makan gratis, buku, alat tulis, dan seluruh kebutuhan sekolah lainnya—semuanya tanpa biaya," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, HR Umar Ma’ruf, menyatakan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat ini.
Salah satu bentuk dukungannya adalah menyediakan gedung SKB sebagai lokasi pembelajaran, serta mempersiapkan guru dan tenaga kependidikan lainnya.
"Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, diharapkan anak-anak dari keluarga kurang mampu di Majalengka dapat mengakses pendidikan yang berkualitas dan memiliki peluang lebih baik untuk masa depan," ujar Umar.