Imron Satpam DPRD Kabupaten Cirebon Mengenang Suasana Mencekam Demo 30 Agustus

Senin 01-09-2025,12:18 WIB
Reporter : Khoirul Anwarudin
Editor : Tatang Rusmanta

RADARCIREBON.COM – Masih segar ingatakan Imron saat momen-momen mencekam itu terjadi.

Yakni, unjuk rasa yang berakhir dengan pembakaran gedung DPRD Kabupaten Cirebon pada 30 Agustus 2025.

Suasana mencekam itu meninggalkan trauma mendalam bagi Imron. Pria berusia 52tahun itu bertugas sebagai Satpam di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon.

Hari itu, Imron tak menduga akan menghadapi situasi yang mencekam dan penuh dengan rasa kepanikan.

Gedung dewan di Kompleks Pemda Kabupaten Cirebon itu terbakar dan dirusak. Menurut Imron, momen itu terjadi begitu cepat. 

BACA JUGA:Unjuk Rasa di Kuningan, Pihak Keamanan dan Demonstran Kompak Bersih-Bersih

BACA JUGA:Kok Bisa Caretaker Ngantor di Dispora, Sekretariat KONI Kabupaten Cirebon Masih Dikuasai Sutardi

Dia tidak menyangka kerusuhan itu akan terjadi. Tanpa berpikir panjang langsung lari ke bagian belakang gedung.

“Kalau kejadian sih tidak terduga, Pak,” kata Imron kepada media di rumahnya, Desa Kasugengan Lor, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon.

“Waktunya cepat sekali, tidak ada aba-aba. Tiba-tiba batu sudah melayang semua,” imbuhnya kepada wartawan.

Saat unjuk rasa memanas, Imron dan rekan-rekannya sesama Satpam berusaha mengamankan diri di bagian belakang gedung wakil rakyat tersebut.

BACA JUGA:Bimbel GO Gelar M3 untuk Tingkatkan Motivasi siswa dan Orang Tua

BACA JUGA:Pantauan 1 September 2025, Damkar Siaga di Halaman Balaikota Cirebon

Imron mengaku spontan berlari karena panik. Tidak memikirkan apapun selain keselamatannya.

Tapi, di tengah kepanikan itu, dia teringat juga bahwa sepeda motor kesayangan diparkir di depan gedung.

Kategori :