JAKARTA - Ancaman penyakit MERS (sindrom pernafasan akut Timur Tengah) bagi pemerintah Indonesia akhirnya bukan isapan jempol. Pemerintah Arab Saudi melaporkan ada satu WNI terjangkit MERS di Jeddah akhirnya meninggal. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) semakin siaga menghadapi penyakit yang belum ditemukan obatnya itu. Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2-PL) Kemenkes Tjandra Yoga Aditama mengatakan, WNI yang meninggal setelah positif terinveksi virus Corona pemicu penyakit MERS itu berinisial NA, berumur 61 tahun. \"Dia sempat menjalani perawatan di RS King Saud Jeddah sejak 20 April lalu. Dengan status suspect (diduga, red) MERS,\" ujarnya kemarin. Tjandra mengatakan WNI yang sudah lama menetap di Jeddah dan bukan jamaah umrah itu akhirnya meninggal Minggu (27/4) pukul 13.00 waktu Arab Saudi. Tjandra mengatakan, Kemenkes sudah mendapatkan laporan terkait penyebab kematian NA itu. \"Dia meninggal karena virus Corona dan radang paru akut. Selain itu juga gangguang pernafasan serta gagal ginjal,\" kata Tjandra. Menurut Tjandra pihak kementerian kesehatan di seluruh dunia sudah memiliki standar operasi yang seragam ketika menghadapi penyakit luar biasa itu. Yakni mereka melakukan contact tracking kasus ini sampai dua minggu ke depan. Kegaitan contact tracking ini dilakukan dengan pemeriksaan pada 200 orang yang telah melakukan kontak dengan korban MERS tadi. \"Cara seperti ini juga dilakukan untuk korban MERS yang bekebangsaan Malaysia,\" jelas dia. Tjandra mengatakan saat ini belum bisa mengetahui hasil contact tracking itu. Sebab potensi penularan biasanya bisa diketahui setelah dua kali masa inkubasi. Tjandra menegaskan Kemenkes sudah mempelajari pola penularan penyakit MERS ini. Termasuk pola penularan antar manusia. Meskipun sudah ada korban tewas akibat MERS dari warga Indonesia, pemerintah belum menerbitkan larangan berkunjung (travel warning) ke Arab Saudi atau negara timur tengah lainnya. Tjandra mengatakan penyakit MERS ini tidak hanya terjadi di Arab Saudi saja. \"Ada banyak negara yang memiliki kasus MERS. Tetapi semuanya juga belum ditetapkan adanya travel warning. Termasuk juga oleh WHO,\" kata dia. Atas kejadian ini, Tjandra membaga tujuh tips bagi calon jamaah umrah supaya bisa menekan potensi tertular penyakit MERS. Seperti melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), rajin mencuci tangan pakai sabun, dan sebisa mungkin menggunakan masker ketika berada di kurumunan banyak orang. Tjandra juga mengingatkan bagi yang memiliki penyakit kronik seperti diabetes, penyakit jantung, dan gangguang ginjal supaya mengecek dulu ke dokter sebelum berangkat. \"Jamaah umrah dengan penyakit kronik ini juga dianjurkan supaya mengkonsumsi obat secara rutin,\" tandasnya. Gejala yang harus diwaspadai adalah ketika mendadak batuk, sesak nafas, dan demam yang memburuk cepat selama 1-2 hari, segera konsultasi dengan petugas kesehatan setempat. Selain itu selama 14 hari setelah kepulangan dari Saudi jika masih mengalami gangguan batuk dan sesak nafas, diminta segera melapor ke dokter. \"Jangan lupa melapor juga bahwa baru datang dari Arab Saudi,\" tandasnya. (wan)
Seorang WNI di Jeddah Tewas Terserang MERS
Rabu 30-04-2014,15:38 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 01-11-2026,04:34 WIB
4 Rekomendasi HP Samsung yang Paling Tahan Lama dengan Budget Pelajar, Mulai Rp1 Jutaan Aja!
Minggu 01-11-2026,04:34 WIB
Memori Besar dan Baterai Badak! Ini 4 Hp Xiaomi Budget Pelajar Terbaik di Akhir 2026
Minggu 01-11-2026,18:30 WIB
Klasemen Moto3 2026 Terbaru Usai Veda Ega Pratama Runner Up di Malaysia
Minggu 01-11-2026,04:33 WIB
Timnas Indonesia Kena PHP! 2 Pemain Ini Gagal Naturalisasi, Ada yang Menolak dan Tidak Sesuai Regulasi
Minggu 01-11-2026,08:20 WIB
4 Rekomendasi HP Samsung yang Paling Tahan Lama di 2026, Cocok untuk Pemakaian Jangka Panjang
Terkini
Senin 02-11-2026,03:00 WIB
Cek Fakta: Benarkah Melamar Pekerjaan Sekarang Tidak Perlu Lagi Melampirkan SKCK?
Senin 02-11-2026,01:00 WIB
Bukan Sekadar Tanaman Hias, Bambu Kuning Ternyata Punya 5 Makna Keberuntungan
Minggu 01-11-2026,23:14 WIB
Siap-Siap Perang Lagi, Ketegangan AS dan Iran Berada di Level Tertinggi
Minggu 01-11-2026,22:00 WIB
Bambu Kuning di Depan Rumah Dipercaya Membawa Keberuntungan, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki?
Minggu 01-11-2026,21:00 WIB