“Regenerasi ini harus menghadirkan semangat baru. Tantangan dunia politik semakin kompleks sehingga pengurus KPPI harus memiliki daya juang tinggi, pemahaman politik yang kuat, dan kepekaan terhadap perubahan zaman,” tandasnya.
BACA JUGA:Jumaroh Belajar dan Makan Teratur di Sekolah Rakyat: Ingin Kuliah Tinggi
BACA JUGA:Subur Pemulung di Bantar Gebang, Bangga Anaknya Jadi Siswa Sekolah Rakyat
Ratna juga mengingatkan pentingnya kedekatan dengan konstituen agar gerakan KPPI dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
“Turun ke lapangan, dengarkan masyarakat, dan suarakan aspirasi mereka melalui peran KPPI,” tegasnya.
Dukungan Pemerintah Kota Cirebon turut disampaikan Kepala DP3AP2KB Kota Cirebon, Suwarso Budi.
Ia menyatakan komitmen Pemkot untuk bekerja sama dalam upaya penguatan kualitas hidup perempuan dan anak melalui kebijakan yang lebih inklusif.
“Ketika perempuan hadir dalam proses pengambilan keputusan, pembangunan akan berorientasi pada nilai kemanusiaan yang lebih adil dan berkelanjutan,” katanya.
Ia berharap KPPI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan literasi politik masyarakat, khususnya perempuan generasi muda, serta memperkuat gerakan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Dengan pelantikan ini, DPC KPPI Kota Cirebon menegaskan langkah baru untuk memperluas jejaring, memperkuat kapasitas, dan melahirkan lebih banyak pemimpin perempuan yang mampu berkiprah dalam ranah politik dan pembangunan daerah.