Untuk tahap pertama, sebanyak 20.000 lulusan S1 dan D3 telah mulai bekerja sejak 20 Oktober lalu. Bulan ini, pemerintah akan membuka tahap kedua dengan target 80.000 peserta baru di seluruh Indonesia.
BACA JUGA:Anggota DPRD Kota Cirebon Subagja Sidak Parkir, Temukan Dugaan Pungutan Tak sesuai
BACA JUGA:Daftar Kepala Sekolah di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Kuningan Hasil Rotasi KDM
Rafli merasa bersyukur karena pekerjaannya di Garuda sesuai dengan latar belakang pendidikannya di Politeknik Negeri Lhokseumawe, jurusan Teknologi Informasi dan Komputer.
“Alhamdulillah, saya diterima magang di PT Garuda Indonesia sebagai IT Business Alignment, yaitu menganalisis proses bisnis perusahaan. Mentor saya juga sangat baik, memberi saya kesempatan untuk terbuka terhadap dunia kerja,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengalaman ini memberinya wawasan baru tentang penerapan teknologi di dunia bisnis, termasuk penggunaan berbagai perangkat lunak profesional.
“Sebagai anak Aceh yang bisa sampai di sini (Garuda), saya sampai nggak bisa berkata-kata. Senangnya itu sampai nggak bisa diungkapkan,” tutur Rafli haru.
Sementara itu, Human Capital Business Partner PT Garuda Indonesia, Lumongga, mengatakan kehadiran peserta Magang Nasional sangat membantu perusahaan, terutama lewat ide-ide segar dari generasi muda.
“Kita memang butuh insight baru dari teman-teman Gen Z. Gap usia yang cukup jauh membuat mereka bisa memberikan refreshment bagi tim yang sudah lama bekerja di Garuda,” jelas Ongga, sapaan akrabnya.
Menurut Ongga, kehadiran generasi baru membawa semangat dan kreativitas yang relevan dengan tren anak muda masa kini, termasuk dalam desain pemasaran maupun efisiensi operasional.
“Karena Garuda memang bergerak di dunia layanan dan aviasi, mereka bisa melihat tren baru dan memberi insight yang berharga bagi perusahaan,” katanya.
Ia menegaskan, Garuda Indonesia siap mendukung penuh program yang diinisiasi Presiden Prabowo ini, karena memberikan manfaat nyata baik bagi peserta maupun perusahaan.
“Kami siap mendukung dan merasa sangat terbantu dengan program ini. Ini jadi wadah bagi peserta untuk mengekspresikan diri sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja. Mereka belajar bersosialisasi, berkomunikasi dengan baik, dan menampilkan diri secara profesional,” tuturnya.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli juga sempat menengok langsung para peserta di Garuda Sentra Operasi, Tangerang, didampingi Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan.
Dalam kesempatan itu, Menaker menyapa dan berdialog santai dengan 32 peserta magang yang sedang bertugas.