Rp2,09 Triliun Mengalir ke Majalengka, Bupati Eman Semringah, Begini Komentarnya

Rabu 12-11-2025,15:30 WIB
Reporter : Baehaqi
Editor : Tatang Rusmanta

RADARCIREBON.COM – Rp2,09 triliun mengalir ke Kabupaten Majalengka merupakan dana investasi yang masuk sepanjang tahun 2025.

Aliran dana dari para investor ini masuk sejak Januari 2025 tercatat hingga September 2025.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka mengklaim bahwa iklim investasi di wilayahnya semakin baik.

Hal ini ini yang disebut-sebut telah menimbulkan kepercayaan para investor untuk menanamkan modalnya di Majalengka.

BACA JUGA:Pencuri Motor Beraksi Lagi di Cirebon, Bobol Pagar dan Bongkar Gembok Cakram

BACA JUGA:Mobil Boks Bermuatan Obat-obatan Ditabrak dari Belakang di Pantura, 1 Orang Meninggal

Sementara itu, berdasarakan data yang dirilis Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat, terdapat 1.697 laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) di Majalengka.

Yang paling besar datang dari investor di dalam negeri. Data menunjukan bahwa penanaman modal dalam neri mencapai Rp1,17 triliun.

Sedangkan investasi yang bersumber dari Penanaman Modal Asing atau PMA mencapai Rp921,58 miliar.

Tatang Gustawan, Ahli Madya Penata Kelola Penanaman Modal DPMPTSP Majalengka, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah konsisten menciptakan iklim usaha yang kondusif dan mempercepat proses perizinan.

BACA JUGA:Bersih dari PKL, KAI Langsung Perbaiki Trotoar di Depan Stasiun Kejaksan

BACA JUGA:Pelajar SMK Diserang di Jalan By Pass Cirebon, Satu Orang Terluka Dilarikan ke RS Ciremai

“Kami terus berinovasi dalam pelayanan agar investor merasa nyaman dan percaya menanamkan modalnya di sini. Percepatan izin melalui sistem digital serta pendampingan langsung bagi pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman mengaku senang. Menurutnya, investasi di Majalengka terus berkembang dan semakin merata di berbagai sektor. 

Modal terus mengalir untuk pengembangan sektor industri manufaktur hingga pertanian modern, perdagangan, dan pariwisata.

Kategori :