Heboh Facebook, Komentar Pedas Diduga Istri Kuwu Pasuruan Sentil Dede April

Jumat 02-01-2026,22:07 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Rusdi Polpoke

Unggahan tersebut kemudian diambil tangkapan layarnya dan diunggah ulang oleh akun Facebook Raihan Raffa. 

Dalam unggahan ulang itu, ia menambahkan narasi yang mempertanyakan etika sikap seseorang yang diduga memiliki hubungan dengan pejabat desa, sehingga memicu diskusi luas di kolom komentar.

BACA JUGA:Antusiasme Warga Sambut Dede April Picu Kemacetan Panjang di Cirebon Timur

“Tanggapan bu kuwu Pasuruan. Ini beneran yang nanggepin seorang istri orang terpandang seperti ini? Rasanya pengen bopong April ke Kalibuntu.”

Reaksi warganet pun bermunculan. Sebagian warga menyampaikan kritik dengan nada relatif moderat. 

Akun Facebook Nunung, misalnya, berkomentar bahwa lokasi konser sebenarnya bisa saja digelar di Desa Kalibuntu, mengingat kesiapan lapangan di wilayah tersebut.

Jare kita ge apa lapangan Kalibuntu ge siap para panitiane bae pengene ning kono.”

Jika diterjemahkan berarti “Kata saya juga apa lapangan Kalibuntu juga siap, panitianya saja yang maunya di sana.”

Namun, tak sedikit pula komentar bernada lebih tajam yang mempertanyakan sikap dan ucapan seseorang yang diduga merupakan istri pejabat publik. 

Akun Ana Ade menilai pernyataan tersebut tidak mencerminkan sikap bijak, terlebih jika dikaitkan dengan posisi suaminya sebagai kepala desa. 

BACA JUGA:Sambut Dede April di Cirebon, Dompet Warga Raib Digondol Copet

Dadi bukuwu bae ucapane dunyane blaratan blaratan duwit tangsi, tangi duwite sapa rakyat lgka bersukure dadi bu kuwu.”

Artinya “Baru jadi istri kuwu saja ucapannya sudah kacau, seperti dunia berantakan dan uang tangsi. Padahal uang itu dari rakyat, tidak ada rasa syukur sebagai istri kuwu.”

Kritik serupa juga disampaikan oleh sejumlah akun lain yang menyinggung soal etika dan tanggung jawab moral figur yang memiliki kedekatan dengan pejabat pemerintahan.

Sebagian warganet lainnya justru menyoroti kebanggaan masyarakat terhadap sosok Dede April sebagai putri daerah Cirebon yang dinilai mampu mengharumkan nama daerah. 

Mereka menyayangkan munculnya polemik yang dianggap tidak sejalan dengan semangat mendukung prestasi warga lokal.

Kategori :