Heboh Superflu H3N2, Ini Penjelasan Menkes yang Bikin Masyarakat Lega

Sabtu 03-01-2026,04:01 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Rusdi Polpoke

Pernyataan ini disampaikan untuk merespons pemberitaan terkait situasi influenza A (H3N2) subclade K.

Juru Bicara Kemenkes, Widyawati mengatakan, berdasarkan penilaian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) serta kondisi epidemiologi terkini, subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan klade atau subklade influenza lainnya.

“Gejala yang muncul umumnya seperti flu musiman, yakni demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan,” ujarnya di Jakarta, Kamis 1 Januari 2026.

Meski demikian, pemerintah tetap melakukan pemantauan secara intensif melalui surveilans dan pelaporan berkelanjutan, serta menyiapkan langkah-langkah kebijakan sesuai dengan perkembangan situasi.

Hingga akhir Desember 2025, tercatat sebanyak 62 kasus influenza A (H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi. 

Kasus terbanyak ditemukan di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

Kemenkes memastikan seluruh varian yang terdeteksi merupakan varian yang sudah dikenal, bersirkulasi secara global, dan terus dipantau melalui sistem surveilans WHO. (*)

Kategori :