BACA JUGA:Heboh! Ribuan Tanaman Sawit Ditemukan di Desa Cigobang, Ini Sikap Pemkab Cirebon
“Kami akan membantu masyarakat dengan menyediakan bibit pengganti. Sawit yang sudah ditanam nantinya akan dicabut dan diganti,” ujar Imron.
Terkait teknis dan waktu pelaksanaan penggantian tanaman, Imron mengatakan pemerintah daerah akan terlebih dahulu menggelar rapat lanjutan bersama pemerintah desa, camat, serta masyarakat setempat agar keputusan yang diambil berjalan dengan baik.
Ia juga mengakui sebelumnya tidak mengetahui adanya penanaman sawit di Pasaleman.
“Kami benar-benar baru tahu dari media. Itu sebabnya kami turun langsung untuk memastikan kondisi sebenarnya,” ucapnya.
Dalam peninjauan tersebut, bupati dua periode ini juga menemukan adanya tanaman lain yang dinilai kurang cocok dengan kondisi wilayah, seperti tanaman kurma.
Berdasarkan penuturan petani, tanaman tersebut belum menunjukkan hasil meskipun telah ditanam selama bertahun-tahun.
“Petaninya bilang kurma ini katanya bisa panen cepat, tapi kenyataannya sudah hampir sepuluh tahun belum berbuah. Ini tentu perlu kajian lebih lanjut,” tambahnya.
Imron menegaskan, hingga saat ini laporan penanaman sawit baru ditemukan di Kecamatan Pasaleman.
Namun, apabila di kemudian hari ditemukan kasus serupa di wilayah lain, Pemkab Cirebon akan mengambil langkah yang sama.
“Kalau nanti ada laporan di kecamatan lain, pasti akan kami cek. Prinsipnya, kami mendukung penuh kebijakan Gubernur Jawa Barat,” pungkasnya. (*)