Sebagai solusi, lanjut dia, Pemerintah Kota Cirebon merencanakan pembangunan pintu air di Sungai Cikenis pada tahun 2026.
Proyek tersebut rencananya akan dibiayai melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari salah satu rumah sakit.
“Kami dorong pembangunan pintu air tahun ini. Ada CSR yang siap membantu. Nanti pengoperasian pintu air dan pompa akan melibatkan aparat kelurahan,” tuturnya.
Rachman juga menegaskan, perbaikan drainase di Jalan Ciremai Raya sejatinya sudah dilakukan pada tahun 2025.
Namun, kondisi ekstrem akibat tingginya debit air sungai membuat sistem drainase kembali kewalahan.
"Pemerintah Kota Cirebon memastikan penanganan banjir akan terus dilakukan secara bertahap sembari menunggu realisasi pembangunan pintu air sebagai solusi jangka panjang," pungkasnya. (rdh)