Pemerintah Kota Cirebon Prioritaskan Pembenahan Trotoar dan Parkir

Sabtu 24-01-2026,10:01 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Tatang Rusmanta

RADARCIREBON.COM - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, memprioritaskan pembenahan trotoar dan penataan parkir guna mengembalikan fungsi ruang publik agar memberikan kenyamanan masyarakat di daerah tersebut.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo di Cirebon, Kamis, mengatakan trotoar merupakan fasilitas pejalan kaki yang tidak boleh dialihfungsikan menjadi area parkir kendaraan oleh pelaku usaha maupun pengunjung.

“Pengelola usaha wajib menyediakan kantong parkir di lahan sendiri sesuai Amdal Lalin yang sudah disepakati,” katanya.

Ia menyebutkan pemerintah daerah rutin melakukan peninjauan untuk melihat langsung kondisi trotoar di Kota Cirebon.

BACA JUGA: Resmi! Hari Jadi Kabupaten Majalengka Diperingati 11 Februari, Bupati Tegaskan Tak Harus Mewah Tapi Bermakna

Pihaknya telah melakukan peninjauan di ruas Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo Kota Cirebon yang sering dikeluhkan warga akibat marak parkir pembohong.

Dalam kegiatan tersebut, ia menemukan sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat memadati trotoar sehingga akses pejalan kaki menjadi sempit dan tidak nyaman.

“Selain mengganggu fungsi trotoar, kami menyoroti adanya kerusakan fisik fasilitas umum akibat beban kendaraan yang parkir di atasnya,” katanya.

Ia menyampaikan penegakan aturan tersebut bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam menata wajah kota agar lebih tertib dan humanis.

BACA JUGA: Bocoran Samsung Galaxy A57, Terungkap Spesifikasi Lengkap dan Prediksi Harga

Selain Jalan Wahidin, menaruh perhatian serius pada kemacetan di Jalan Cipto yang memicu parkir liar di sekitar pusat perbelanjaan.

Edo menyebutkan kemacetan terjadi karena antrean kendaraan yang hendak masuk area parkir mal sehingga sebagian pengendara memilih berhenti di badan jalan.

Untuk mengatasi hal itu, kini saya berkomunikasi dengan pengelola pusat dunia dunia tersebut guna membuka sistem pengelolaan parkir.

“Kami menyarankan agar metode pembayaran parkir lebih fleksibel. Selain e-money, pembayaran tunai sebaiknya tetap dilayani agar arus masuk kendaraan lebih cepat,” ujarnya.

BACA JUGA: UMKM Wajib Tahu! KUR BRI 2026 Cair, Bunga Rendah dan Tenor Hingga 5 Tahun

Kategori :