Update Longsor Bandung Barat: 16 Tewas, 76 Warga Masih Hilang di Pasirlangu

Senin 26-01-2026,09:28 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Tatang Rusmanta

RADARCIREBON.COM – Tim SAR gabungan dari berbagai unsur masih terus melakukan operasi pencarian dan penyelamatan korban longsor yang melanda Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. 

Lokasi terdampak berada di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, serta Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang. Hingga kini, proses evakuasi menghadapi tantangan berat akibat kondisi tanah yang masih labil.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa berdasarkan data sementara hingga Minggu (25/1/2026) pukul 17.00 WIB, sebanyak 14 korban meninggal dunia berhasil ditemukan di Desa Pasirlangu. 

Sementara itu, dua korban meninggal lainnya ditemukan di Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.

BACA JUGA:23 Marinir Belum Ditemukan usai Longsor di Cisarua Bandung Barat, Ini Daftarnya

BACA JUGA:Simulasi Pinjaman Non KUR BRI 2026 untuk UMKM, Modal Usaha hingga Rp500 Juta

Selain korban jiwa, bencana longsor ini juga menyebabkan puluhan warga dilaporkan hilang. Di Desa Pasirlangu, sebanyak 76 orang hingga kini masih dalam pencarian. 

Abdul Muhari menegaskan bahwa jumlah tersebut bersifat sementara dan masih akan terus diperbarui seiring proses verifikasi di lapangan yang dilakukan oleh petugas.

“Angka korban ini masih dinamis dan akan terus diverifikasi sesuai perkembangan operasi pencarian,” ujar Abdul dalam keterangan resmi BNPB.

Korban yang telah berhasil diidentifikasi saat ini sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. 

BACA JUGA:Reaksi Bojan Hodak usai Persib Menang Lewat Gol Telat Berguinho Lawan PSBS

BACA JUGA:Pelarian Berujung Tabrak Lari, Ini Kronologi Penculikan Gagal oleh 3 Warga Cirebon di Jawa Tengah

Sementara itu, korban yang belum teridentifikasi masih berada di Posko Disaster Victim Identification (DVI) guna proses identifikasi lebih lanjut oleh petugas berwenang.

Untuk mempercepat pencarian, tim SAR gabungan telah mengerahkan sejumlah alat berat guna menyingkirkan material longsor yang menimbun permukiman warga. 

Namun demikian, kondisi tanah yang tidak stabil serta potensi longsor susulan menjadi kendala serius yang mengharuskan tim bekerja ekstra hati-hati demi keselamatan personel di lapangan.

Kategori :